KEDIRI, JP Radar Kediri – Atlet tarung derajat di nomor seni gerak masih sedikit. Belum banyak yang berprestasi. Saat ini, Kota Kediri baru memiliki satu atlet yang telah menyumbang medali di ajang pekan olahraga provinsi (porprov) tahun lalu.
Tak ayal, Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Kediri tengah berupaya keras agar melahirkan atlet seni gerak baru. Upaya itu dilakukan dengan mengikuti coaching clinic yang berlangsung di Kota Malang selama tiga hari. Yaitu pada 28 – 30 Mei.
“Atlet yang berangkat ada tiga, pelatihnya juga tiga,” ujar Kepala Pelatih Tarung Derajat Kota Kediri Tessar Fachri Wahyu Ramdani.
Dia merinci, satu atlet yang mengikuti coaching clinic tersebut memang berasal dari nomor seni gerak. Namun, dua lainnya bukan. Melainkan dari nomor tarung.
Baca Juga: Atlet Panjat Tebing Kota Kediri Fokus Tatap O2SN, Belum Bisa Janjikan Meraih Juara Satu
Menurutnya, keberangkatan tiga atlet serta pelatih ke agenda coaching clinic ini punya misi untuk menularkan ilmu ke atlet-atlet yang ada di Kota Kediri. Yakni atlet yang tak ikut serta dalam coaching clinic.
“Jadi di sini diberi materi, kemudian langsung praktik. Jadi nanti kembali lagi ke Kediri, materi yang kami dapat dari sini kami latihkan ke atlet,” terang Tessar.
Dia menjelaskan, coaching clinic ini diselenggarakan oleh pengurus provinsi (pengprov) Kodrat Jatim. Sehingga, peserta dalam agenda tersebut ada dari atlet-atlet daerah lain di Jawa Timur. Agenda ini sendiri diselenggarakan untuk persiapan porprov serta pra-pekan olahraga nasional (Pra-PON).
Kedepan, Tessar menyebut Kodrat Kota Kediri berencana untuk menggelar kejuaraan tarung derajat di Kota Tahu. Yang mana, kejuaraan itu akan diperuntukkan untuk para pelajar. Melalui kejuaraan, pihaknya bisa melihat siapa saja atlet-atlet potensial yang ada.
“Kediri ini kan biasanya cuman tarung, siapa tahu dengan kejuaraan nanti muncul atlet-atlet seni gerak dari Kediri Raya,” tandasnya sembari menyebut pihaknya masih membutuhkan persetujuan untuk pelaksanaan kejuaraan provinsi.
Seperti diberitakan, atlet tarung dejarat Kota Kediri turut menyumbang medali di ajang porprov. Yakni empat emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Dari keseluruhan perolehan medali tersebut, mayoritas didapat dari nomor pertandingan tarung. Yang mana, dari nomor seni gerak hanya menyumbang satu medali emas. Persembahan dari atlet bernama Septian Ego Mulyanto.
Karenanya, Kodrat Kota Kediri belum memiliki target besar untuk nomor seni gerak. Hanya saja, para atlet usia dini mulai dibina untuk berprestasi di nomor tersebut. Baik untuk yang perorangan dan beregu. (em/fud)
Editor : Andhika Attar Anindita