KEDIRI, JP Radar Kediri- Cabang olahraga (Cabor) Kabaddi Kabupaten Kediri turut menyumbang medali pada ajang pekan olahraga provinsi (provinsi) tahun lalu. Ya, medali perunggu.
Terbaru, cabor beregu ini kembali mengukir prestasi dalam kejuaraan provinsi (kejurprov). Yakni membawa pulang medali perak.
Rentetan prestasi yang berhasil diraih ini pun membuat cabor kabaddi makin percaya diri untuk menatap porprov tahun depan.
Suhardi, pelatih kabaddi Bumi Panjalu, percaya anak didiknya bisa membawa medali.
"Saya yakin kami bisa main di papan atas. Mudah-mudahan emas," kata Suhardi.
Baca Juga: Atlet Panjat Tebing Kota Kediri Fokus Tatap O2SN, Belum Bisa Janjikan Meraih Juara Satu
Mengenai persiapan, Suhardi menyebut latihan para atlet masih belum intensif. Yakni sebanyak dua kali dalam seminggu. Namun, bila mendekati kompetisi, porsi latihan akan kembali ditambah menjadi tiga kali seminggu.
Suhardi menyebut, pembinaan untuk cabor beregu dan individu sangatlah berbeda. Dari segi latihan, kehadiran atlet menjadi yang terpenting.
Jika yang hadir tak sampai separonya maka latihan tidak bisa dilanjutkan. Yang mana, cabor kabaddi ini dimainkan oleh tujuh atlet.
"Maksimal itu harus ada separo yang datang, kalau misal main tujuh, kami mencoba main di empat orang. Sistemnya kami gunakan yang standar kabaddi (tujuh orang main). Meski hanya empat orang yang main tetapi metodenya tetap berjalan seperti main tujuh orang," jelentreh Suhardi.
Tak hanya kehadiran, kekompakan juga menjadi tantangan tersendiri. Di sisi lain, kekuatan fisik juga menjadi aspek penting. Sebab, cabor ini juga membutuhkan ketahanan fisik.
"Kabaddi itu juga butuh kaki yang kokoh, tangan yang kuat, juga pertahanan yang kuat. Ada hubungannya dengan gulat juga, karena mengunci lawan, menjatuhkan lawan, itu juga ga gampang. Kalau fisiknya ga bagus ya bisa loyo dan mudah ketangkap," terangnya.
Meski begitu, Suhardi meyakini tim kabaddi dari Kabupaten Kediri bisa meraih medali. Terlebih lagi, tim yang ada saat ini masih bisa diturunkan untuk porprov tahun depan. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita