KEDIRI, JP Radar Kediri- Prestasi atlet angkat besi Kota Kediri tak perlu diragukan lagi. Mulai dari juaran umum pekan olahraga provinsi (porprov) hingga menyumbang atlet nasional. Pada ajang kejuaraan nasional (kejurnas) di Semarang nanti, lima dari tujuh atlet Jawa Timur adalah berasal dari Kota Kediri.
“Kami memberangkatkan untuk youth tiga putri, yang junior putra semua,” kata Eko Agus Koko, sang pelatih angkat besi yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri.
Dia menerangkan, kategori youth tersebut merupakan atlet-atlet muda dengan batas maksimal usia 14 tahun. Sementara, kategori junior, rentang usia yang berlaku yaitu 15 - 20 tahun. Dalam kejurnas kali ini, kelas yang akan diikuti atlet putri yaitu di kelas 40 kilogram (kg), 45 kg, dan 64 plus kg. Lalu, untuk putra, kelas yang akan diikuti yaitu 60 kg dan 89 plus kg.
Baca Juga: Persik Kediri Tumbang Lawan Persebaya Surabaya, Kalah Lima Gol Tanpa Balas
“Targetnya kalau bisa ya juara umum,” katanya sembari menyebut ketiga atlet putrinya pada tahun lalu sukses membawa medali emas pada ajang kejuaraan yang sama.
Terkait kejurnas untuk kategori senior, atlet dari Kota Kediri berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu medali perak. Yang mana, kejurnas tersebut telah dilangsungkan pada April lalu.
“Setelah kejurnas, tahun ini ya kejurprov. Mungkin juga ada popda,” jelas Koko-sapaan akrabnya.
Dia mengatakan, latihan atlet angkat besi berjalan rutin setiap Senin-Sabtu. Karenanya, dia merasa siap kapanpun untuk menurunkan para atletnya untuk berbagai ajang kejuaraan. Termasuk untuk porprov tahun depan.
“Ada dua belas atlet yang ikut puslatkot (pemusatan latihan kota). Kalau bisa ya dua puluh medali emas nanti,” harapnya dengan gaya bercanda.
Untuk diketahui, cabang olahraga (cabor) angkat besi menjadi penyumbang terbesar medali pada ajang porprov tahun lalu. Ya, cabor ini sukses membawa pulang 18 medali emas, 12 medali perak, dan empat medali perunggu. Tak ayal, cabor ini disebut cabor unggulan di Kota Kediri. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita