KEDIRI, JP Radar Kediri- Ikut serta dalam ajang pekan olahraga provinsi (porprov) membutuhkan anggaran besar. Apalagi bila menginginkan prestasi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Untuk perhelatan Porprov X Jatim di Surabaya nanti, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri menghitung kebutuhan anggaran sebesar Rp 21 miliar. Sementara, pada tahun dimana ajang porprov tidak diberlangsungkan, kebutuhannya adalah Rp 14 miliar.
Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko menerangkan, besaran anggaran tersebut digunakan untuk berbagai hal yang bisa menunjang prestasi atlet. Meliputi pembinaan atlet, pengembangan sport science, bonus prestasi, hingga perbaikan fasilitas olahraga.
“Setiap tahun kami menghitung sekitar Rp 14 miliar untuk pembinaan dan menutupi kekurangan sarana prasarana. Namun realisas anggaran yang diterima berbeda sehingga kami harus menyusun strategi lebih ketat,” jelas Koko-sapaan akrabnya.
Ya, hal tersebut ia sampaikan pada saat audiensi yang berlangsung di gedung DPRD Kota Kediri pada Rabu (13/5). Yang mana, audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus.
Baca Juga: KONI Kabupaten Kediri Gelar Puslatkab Juli Depan, Lebih Serius dalam Menjaring Atlet
Kemudian hadir pula dari pengurus KONI Kota Kediri serta perwakilan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri.
Dalam audiensi, KONI Kota Kediri berkomitmen untuk transparan dalam penggunaan anggaraannya. Menurut Koko, transparansi tersebut bisa mencegah terjadinya miskomunikasi. Di samping itu, pihaknya juga memaparkan berbagai prestasi para atlet Kota Tahu.
“Kami ingin menunjukkan kepada dewan bahwa inilah kerja KONI. Penggunaan anggaran harus dilihat dari prestasi nyata yang telah dicapai, termasuk keberhasilan Kota Kediri masuk peringkat empat besar Porprov Jatim,” tegas Koko sembari menyebut pihaknya akan terus memperkuat komuniasi dengan pemerintah daerah.
Terakhir, Koko menegaskan bahwa KONI Kota Kediri berkomitmen untuk meningkatkan prestasi olahraga. Tentu saja melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan, transparan, serta berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Pihaknya optimis kontingen Kota Kediri bisa mempertahankan prestasi pada Porprov X 2027 mendatang. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita