Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Angkat Berat Regenerasi lewat Kejurkot, Terus Matangkan Persiapan Jelang Pelaksanaan Porprov 2027

Emilia Susanti • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:00 WIB
Atlet angkat berat. (FOTO: Emilia/JPRK)
Atlet angkat berat. (FOTO: Emilia/JPRK)

KEDIRI, JP Radar Kediri – Cabang olahraga angkat berat terus mematangkan persiapannya untuk pekan olahraga provinsi (porprov) tahun depan. Salah satu persiapan itu dilakukan dengan menggelar kejuaraan kota (kejurkot). Ajang itu berlangsung pada Kamis (30/4) di tempat latihan atlet yang masih berada di kawasan Stadion Brawijaya, Kota Kediri.

“Kejurkot ini diikuti 25 atlet,” kata Yusuf Tri Prasetyo.

Dia mengatakan, kelas yang dipertandingkan dalam kejurkot ini disesuaikan untuk porprov nanti. Untuk putri ada kelas 47 kilogram (kg), 52 kg, 57 kg, 63kg, 69 kg, dan 76 plus. Sementara untuk putra ada kelas 53 kg, 59 kg, 66 kg, 74 kg, 83 kg, 93 kg, dan 93 plus. Lalu, angkatan yang dilombakan meliputi deadlift, squat, dan bench press.

“Ini ada dari kelas 5 SD (sekolah dasar), 6 SD sudah mulai ikut dunia angkat berat,” lanjutnya.

Menurutnya, kejurkot ini bukan hanya ajang untuk mencari atlet terbaik. Melainkan juga upaya untuk mencari regenerasi. Untuk yang masih duduk di bangku SD dan SMP akan diproyeksikan untuk ajang porprov 2029.

Sementara itu, sembilan atlet yang mengikuti program pemusatan latihan kota (puslatkot) juga turun di kejurkot ini. Yusuf mengatakan, setiap perkembangan atlet bisa dilihat melalui ajang seperti ini. Kabar baiknya, dia menilai bahwa para atlet menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan tes sebelumnya.

“Kami barometernya dari tes terakhir di Desember 2025 terus menuju ke semester pertama 2026 ada kenaikan,” jelasnya.

Terlepas dari itu, para atlet angkat berat juga tengah bersiap untuk menghadapi kejuaraan open di Surabaya. Ajang tersebut rencananya digelar pada akhir Juli nanti.

Terpisah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri Eko Agus Koko menilai bahwa ajang semacam kejurkot ini dinilai sebagai langkah yang bagus. Utamanya dalam melihat kesiapan atlet untuk porprov tahun depan.

“Ini jadi modal awal pelatih mengetahui prestasi yang sekarang ini. Untuk target, saya akan menekan dari yang sebelumnya lima bagaimana bisa menjadi enam atau tujuh,” tandasnya. (em/fud)

Editor : Mahfud
#atlet angkat berat kota kediri #kejuaraan kota angkat berat #cabor angkat berat kota kediri #koni kota kediri #atlet angkat berat