KEDIRI, JP Radar Kediri- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri telah merampungkan agenda tes parameter tahap pertama.
Yakni tes yang ditujukan untuk melihat kondisi fisik atlet setelah menjalani program pemusatan latihan kota (puslatkot) pada 1 Maret lalu. Kini, catatan mengenai kondisi fisik atlet pun sudah terekam.
“Harapannya dari tes tahap pertama menuju tahap kedua ini meningkat (kondisi fisik, Red). Artinya ketika meningkat maka kan secara otomatis kami dari tim binpres bisa mengambil kesimpulan bahwa anak ini programnya terstruktur,” kata Dwinda Abi Permana, Ketua Pelaksana Tes Parameter.
Tes yang berlangsung pada 21-23 April ini diikuti oleh ratusan atlet Kota Kediri.
Rinciannya, ada sebanyak 154 atlet yang tergabung dalam atlet puslatkot dan ada 90 atlet potensial.
Sehingga, total keseluruhannya ada 244 atlet. Sementara, total cabang olahraga (cabor) yang mengikuti tes parameter ada sebanyak 30.
Pada hari pertama, tes parameter ditujukan untuk cabor permainan. Mulai dari biliar, catur, petanque, dance sport, bridge, senam, barongsai, tenis meja, serta tenis lapangan.
Lalu pada hari kedua ditujukan untuk olahraga terukur. Meliputi atletik, angkat besi, angkat berat, panjat tebing, sepatu roda, dan lainnya.
Kemudian, di hari ketiga khusus untuk cabor beladiri. Misalnya tarung derajat, taekwondo, jujitsu, karate, dan lainnya.
“Dari pengamatan kami, adek-adek atlet masih on the track, artinya mereka belum ada yang menunjukkan bahwa anak ini nggak latihan. Mereka masih on the track,” jelas Abi sembari menyebut pihaknya juga belum menerima laporan atlet yang mengalami cedera.
Pasca tes parameter tahap pertama ini, para atlet akan kembali ke program latihannya masing-masing.
Abi berharap para atlet tetap menjaga komitmennya mengingat sudah ada uang transport yang diberikan oleh KONI Kota Kediri di setiap bulannya.
Lebih lanjut, tes parameter direncanakan berlangsung pada November mendatang.
Baca Juga: Degradasi Masih Intai Persik Kediri, Hadapi Lawan Berat di Fase Akhir Kompetisi
“Jadi hasilnya (tes parameter, Red) disampaikan ke KONI sebagai evaluasi puslatkot di tahun ini,” tandas Abi. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita