KEDIRI, JP Radar Kediri– Padel akan resmi menjadi cabang olahraga (cabor) di Kota Tahu. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri akan segera meresmikan dalam waktu dekat ini. Menariknya, cabor ini akan langsung bergerak menggelar kompetisi sesaat setelah peresmian cabor.
“Kemarin padel sudah muskot (musyawarah kota), dari pengprov hadir secara daring. Di bulan depan ada pelantikan sama ada kejuaraan,” beber Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko.
Koko-sapaan akrabnya mengungkapkan, cabor padel saat ini sudah mulai menjaring atlet. Sementara ini, rentan usia yang dibina yaitu 12–15 tahun. Selanjutnya, pertandingan kelompok usia akan digelar untuk mencari atlet-atlet terbaik.
Pasalnya, Koko akan mengikutsertakan cabor padel pada ajang pekan olahraga provinsi (porprov) tahun depan. Berbarengan dengan cabor baru lainnya. Seperti mini soccer, pickleball, dan bola tangan. “Nanti ikut porprov semua, sudah masuk porprov,” jelas Koko.
Sayangnya, dia belum bisa menyampaikan banyak hal terhadap cabor padel. Dia hanya berharap, hadirnya padel ini bisa memberi sumber perolehan medali yang baru. Mengingat ada target besar yang dipasang KONI Kota Kediri. Yakni 85 medali emas!
“Kemarin kami dapat 69 medali emas, target selanjutnya 85 medali emas. Nah untuk menambah poin itu harus ada banyak cabor yang masuk,” terangnya saat ditemui Rabu (15/4).
Terpisah, Arthur Daniel Irawan, owner Persik Kediri yang kini bergelut pada olahraga padel mengatakan bahwa kehadiran padel di Kediri menjadi hal positif. Dia berharap ada atlet profesional yang bisa lahir dari Kediri.
“Semoga ke depannya dengan federasi, kita bisa menciptakan bibit pemain yang bakal main di kasta lebih tinggi untuk pemain Indonesia. Saya lihat ada potensi yang luar biasa karena antusiasnya sangat besar,” harap Arthur. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita