KEDIRI, JP Radar Kediri- Kejuaraan atletik Jatim Open 2026 akan digelar 1 – 3 Mei nanti. Para atlet Kota Tahu tampak bersiap mengikuti ajang itu.
Latihan berjalan dengan serius di lintasan Stadion Brawijaya, Kota Kediri.
Dalam ajang kejuaraan tersebut, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Kediri akan turut serta dalam berbagai nomor pertandingan.
Salah satunya dari nomor lempar. Mulai dari lempar cakram, lembing, lontar martil, dan tolak peluru.
“Dari nomor lempar, atlet puslatkot (lima atlet, Red) otomatis turun semua. Kalau di luar puslatkot (pemusatan latihan kota), dari tim lempar itu ada sekitar delapan atlet,” terang Dwinda Abi Permana, pelatih atletik nomor lempar.
Baca Juga: Sempat Alami Cedera, Winger Persik Kediri Supriadi Alami Tegang Otot
Mendekati kompetisi, atlet tampak menjalani latihan dengan serius. Abi mengatakan, fokus latihannya sudah pada simulasi saat perlombaan nanti. Istilahnya mematangkan persiapan.
Menurutnya, kompetisi ini menjadi krusial bagi para atlet. Pasalnya, hasil dari kompetisi ini akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi Pengurus Provinsi (Pengprov) Jawa Timur dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) Juni mendatang.
“Jatim Open ini tingkat nasional, (sifatnya) open, sebagai seleksi tim Jatim untuk kejurnas. Kalau Jatim Open bagus prestasinya ya otomatis biasanya nanti disaring oleh pengprov,” beber Abi.
Sementara itu, para atlet yang masuk dalam program puslatkot terdiri dari dua putri dan tiga putra.
Yaitu Indira Pratiwi, Dewi Wulandari, Achmad Zaenuri, Yudan Azka, dan Maulana Dimas.
Dari lima atlet tersebut, cabor atletik dari nomor lempar menyumbangkan sebanyak lima medali emas dan dua medali perunggu. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita