KEDIRI, JP Radar Kediri – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri telah memulai program pemusatan latihan kota (puslatkot) pada awal 1 Maret kemarin.
Langkah tersebut diambil sebagai persiapan awal pekan olahraga provinsi (porprov). Lantas, bagaimana dengan pemusatan latihan atlet Bumi Panjalu?
“Pemusatan latihan diperkirakan mulai di bulan tujuh,” ujarKetua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata.
Berbeda dengan di Kota Kediri, pria yang akrab disapa Hakim itu mengatakan, para atlet yang akan mengikuti puslatkab harus mengikuti proses penjaringan terlebih dahulu.
Baca Juga: Snandung Cinta, Atlet Muda Atletik Kota Kediri yang Raih Perak dalam ASEAN School Games 2025
Syarat pertama, atlet harus bisa melampirkan riwayat prestasinya dalam berbagai ajang kejuaraan. Utamanya dari kejuaraan nasional dan provinsi.
“Setelah itu kami lakukan seleksi secara fisik atau pengukuran tes parameter,” lanjutnya sembari menyebut proses penjaringan direncanakan berlangsung pada bulan Mei mendatang.
Kendati demikian, pihaknya menekankan bahwa monitoring terhadap cabang olahraga (cabor) tetap dilakukan.
Di bulan Ramadan kemarin, para atlet pun tetap menjalani program latihan. Hanya saja, untuk waktu pelaksanaannya berbeda-beda. Ada yang sore, juga ada yang malam. Menyesuaikan dengan kebutuhan.
“Tergantung dari cabornya masing-masing. Seperti renang, olahraga air, itu cenderung malam untuk latihannya. Takutnya kalau puasa nanti kan minum air,” jelasnya dengan memberikan sedikit guyon.
Untuk diketahui, prestasi para atlet Bumi Panjalu masih kalah jauh dibandingkan dengan atlet Kota Tahu.
Pada ajangporprov tahun lalu, kontingen dari Bumi Panjalu hanya bisa menempati peringkat 11. Sedangkan kontingen Kota Kediri menempati peringkat lima.
Praktis, ada gap yang jauh. Sehingga perlu ada upaya lebih besar agar menghasilkan prestasi yang lebih tinggi.
Baca Juga: KONI Kabupaten Kediri Genjot Lima Cabor Pendatang Baru, Siap Menyumbang Medali Porprov
Sementara itu, perolehan medali yang berhasil didapatkan ada sebanyak 91 buah. Meliputi 24 medali emas, 22 medali perak, dan 45 medali perunggu. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita