KEDIRI, JP Radar Kediri– Dunia olahraga Bumi Panjalu semakin berwarna. Akhir tahun kemarin, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri resmi mengenalkan lima cabang olahraga (cabor) baru.
Meliputi dance sport, bridge, paralayang, handball, dan pikleball. “Cabor-cabor tersebut nantinya juga (diharapkan, Red) akan berkontribusi dalam perolehan medali di porprov (pekan olahraga provinsi) 2027,” ujar Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata.
Sebelum menjadi cabor, Hakim menerangkan bahwa kegiatan olahraga tersebut sejatinya sudah aktif.
Namun masih sebatas komunitas. Walau begitu, beberapa diantaranya sudah aktif mengikuti kompetisi. Misalnya saja bridge.
“Seperti bridge itu, beberapa komunitas sudah melakukan suatu pelatihan dan mengirimkan atlet ke beberapa kejuaraan provinsi. Begitu juga cabor yang lain, sudah ada pola latihan dan program di dalamnya. Namun belum mengarah ke jenjang prestasi,” jelentreh Hakim.
Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa bergabungnya kelima cabor itu tidak dilakukan secara asal-asalkan. Melainkan harus melalui proses musyawarah kabupaten (muskab) terlebih dahulu.
Pasalnya, setelah bergabung dengan KONI maka kelima cabor itu juga bertanggung jawab untuk melakukan pembinaan atlet.
“Dari penambahan cabor itu tadi, cabor-cabor tersebut melakukan pembinaan mulai dari usia dini ataupun untuk persiapan porprov yang akan datang,” terangnya.
Menariknya, kehadiran lima cabor tersebut berpotensi besar untuk menambah raihan medali di porprov 2027 mendatang.
Mengingat ada antusias tinggi terhadap lima cabor tersebut. Terlebih lagi, para pengurus yakin bisa mempersembahkan medali di porprov mendatang.
“Mereka berkomitmen untuk 2027 nantinya bisa menyumbangkan medali untuk Kabupaten Kediri,” tandasnya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita