KEDIRI, JP Radar Kediri – Seluruh tim BRI Super League telah melakoni sebanyak 15 pertandingan. Menariknya, ada dua tim yang tercatat memiliki raihan poin tertinggi. Adalah Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda. Saat ini, keduanya telah mengoleksi 34 poin.
Bisa dibilang, persaingan di papan klasemen sementara memang sangat ketat. Bahkan bukan selisih poin lagi yang membuat Persib Bandung bisa memuncaki klasemen di pekan 15. Melainkan selisih gol. Itu pun hanya berselisih satu gol dengan Borneo FC Samarinda.
Mau tak mau, Borneo FC Samarinda pun harus turun peringkat di pekan 15 ini. Dari peringkat satu menjadi dua. Jika ingin menduduki posisi puncak klasemen lagi, tim berjuluk Pesut Etam harus memenangkan laga kontra PSM Makassar pada Sabtu (3/1/2026).
Selain Borneo FC Samarinda, beberapa tim lainnya juga terpaksa turun peringkat. Meliputi PSIM Yogyakarta, Bali United FC, PSM Makassar, dan Dewa United Banten FC.
Untuk penurunan peringkat terbesar terjadi pada Dewa United Banten FC. Yakni dari peringkat 12 menjadi 14. Hal itu terjadi lantaran tim berjuluk Banten Warriors hanya bisa bermain imbang saat melawan Bali United FC pada Senin (29/12) lalu.
Ternyata, hasil imbang ini juga dirasakan oleh PSIM Yogyakarta dan Bali United FC di pertandingan ke-15. Karenanya, PSIM Yogyakarta harus turun ke peringkat enam. Sementara, Bali United FC ke peringkat delapan.
Dan terakhir, kekalahan PSM Makassar atas Persib Bandung membuat PSM Makassar harus turun ke peringkat sembilan. Dari posisi sebelumnya yaitu peringkat delapan.
Terlepas dari itu, situasi di papan klasemen masih sangat dinamis. Itu karena masih ada belasan pertandingan yang tersisa.
Daftar Tim BRI Super League yang Turun Peringkat:
| Nomor | Nama Klub | Pekan 14 | Pekan 15 |
| 1 | Borneo FC Samarinda | 1 | 2 |
| 2 | PSIM Yogyakarta | 5 | 6 |
| 3 | Bali United FC | 7 | 8 |
| 4 | PSM Makassar | 8 | 9 |
| 5 | Dewa United Banten FC | 12 | 14 |