KEDIRI, JP Radar Kediri - Wisanggeni Ardiska baru pertamakali turun di ajang kejuaraan nasional (kejurnas) tarung derajat. Meski begitu, dia telah berhasil mempersembahkan medali untuk Jawa Timur. Lebih tepatnya pedali perunggu untuk kelas tarung 70,1 – 75 kilogram.
Pemuda berusia 18 tahun ini akrab disapa Diska. Sejak belia, dia mulai menekuni cabang olahraga (cabor) tarung derajat. Kala dirinya masih duduk di kelas 4 sekolah dasar (SD). “Dulu disuruh sama Ibu untuk ikut,” kata pemuda yang kini duduk di kelas XII SMK Negeri 1 Kota Kediri.
Siapa sangka, Diska merasa cocok. Oleh karenanya, dia terus menekuni olahraga beladiri ini. Selanjutnya, kejuaraan demi kejuaraan diikutinya. Bahkan, dirinya telah turun di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebanyak tiga kali.
“Porprov pertama saya dapat medali perunggu. Kemudian porprov kedua dan ketiga dapat perak,” terang pemuda asal Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto ini.
Selama menyelami dunia tarung derajat, Diska mengaku tak kesulitan membagi waktu. Antara sekolah dan latihan berjalan beriringan. Saat menjelang kompetisi, dia mendapat dispensasi untuk fokus berlatih. Sehingga tak ada masalah berarti antara sekolah dan kesibukannya sebagai atlet.
“Misal kalau udah pulang latihan, kalau ada tugas ya malam saya kerjakan,” ceritanya.
Sejauh ini, Diska mengaku tidak mengalami kebosanan dengan aktivitas latihannya. Sebab utamanya, dia sudah jatuh cinta dengan olahraga beladiri ini. Di samping itu, intensitas latihan juga tak selalu tinggi. Kala kejuaraan telah berakhir maka latihannya hanya dua kali dalam seminggu. Sehingga masih bisa melakukan aktivitas lain.
“Tetapi kalau mau kejuaraan, misalnya menjelang porprov, latihannya bisa sampai lima atau enam hari seminggu,” lanjut sulung dari dua bersaudara ini.
Di sisi lain, dia mengaku tak ingin membuang waktu untuk hal-hal yang bersifat negatif. Karenanya, dia mencurahkan waktu yang dimilikinya untuk berlatih. “Saya suka latihan,” akunya sembari menyebut keputusannya menekuni tarung derajat selalu mendapat dukungan orang tuanya.
Ke depan, Diska masih ingin terus bergulat dengan olahraga beladiri ini. Terlebih lagi dirinya masih bisa turun untuk ajang porprov berikutnya. Terakhir, dia mengaku ingin menembus pekan olahraga nasional (PON).
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian