KEDIRI, JP Radar Kediri– Cabang olahraga (cabor) bulutangkis belum berhasil memberikan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.
Hasil tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Kediri. Terlebih lagi, pada porprov sebelumnya juga belum ada prestasi dari cabor bulu tangkis.
“Jadi untuk porprov memang PR (pekerjaan rumah) kami. Dari awal porprov sampai porprov kemarin, itu memang PR,” kata Ketua Harian PBSI Kota Kediri Wahyu Danang Saputra.
Menurutnya, pihaknya terus mengevaluasi pembinaan yang berjalan saat ini. Salah satunya dari sisi kejuaraan bulu tangkis.
Dia mengatakan akan mencari sistem yang tepat agar adanya kejuaraan bisa menjadi wadah untuk mendapatkan talenta terbaik.
“Kami mengkaji gimana nanti pola-pola yang kami terapkan pada Kejurkot ini bisa untuk mendukung mereka sebagai wadah meningkatkan potensi mereka untuk ikut kejuaraan porprov,” jelentrehnya sembari menyebut atlet Kota Kediri hanya bisa lolos ke babak 8 besar pada porprov tahun ini.
Untuk diketahui, Kejurkot Bulu Tangkis merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh PBSI Kota Kediri.
Nah, pada Rabu (12/11) kemarin, kejuaraan yang dinanti-nantikan para atlet Kota Tahu telah dibuka. Kejuaraan ini pun mendapat antusias tinggi.
“Pesertanya mencapai dua ratus atlet. Ada penambahan sekitar 25 atlet (peserta, Red),” lanjut pria yang akrab disapa Danang itu.
Menurutnya, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Begitupun dengan jumlah klub yang turut serta.
Dari sebelumnya 9 menjadi 12. Sementara itu, usia peserta dalam kejurkot ini dimulai dari 7 – 21 tahun.
Dan kategori pertandingannya sebanyak 20 kategori. “Antusiasnya tinggi dibandingkan tahun lalu,” tandasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita