KEDIRI, JP Radar Kediri- Kabar menggembirakan datang dari atlet wushu Kota Kediri. Tiga atlet dari Kota Tahu akan turun mewaki Provinsi Jawa Timur.
Adalah Siti Yulaika, Ibnu Rozy, dan Pramita Kusuma. Mereka bakal berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri dan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas).
“Sekarang ketiganya sudah ikut puslatda (pemusatan latihan daerah, Red),” kata Pelatih Wushu Kota Kediri Deddy Setyawan.
Sebelum akhirnya bergabung puslatda, Deddy menjelaskan bahwa ada proses seleksi yang harus dilalui para atlet.
Yang mana, atlet yang mengikuti seleksi ini adalah atlet-atlet yang telah mengoleksi medali. Terutama medali pekan olahraga provinsi (porprov). “Seleksinya di Surabaya akhir Agustus lalu,” tambahnya.
Lebih lanjut, dirinya kini juga sibuk untuk menyiapkan dua atlet lainnya dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNas).
Kompetisi itu sendiri akan berlangsung di Jakarta pada November mendatang. “Untuk latihannya tetap di sini (Kota Kediri, Red),” jelasnya.
Sementara, para atlet lainnya tetap menjalani latihan rutin empat kali dalam seminggu di kawasan SMAN 5 Taruna Brawijaya.
Menurut Dedy, intensitas latihan saat ini tengah dikurangi pasca porprov. Sebelumnya, latihan bisa sebanyak enam kali seminggu.
Untuk diketahui, cabor wushu terbilang cabor unggulan di Kota Tahu. Pada porprov tahun ini, cabor wushu telah menyumbangkan satu medali emas, dua medali perak, dan lima medali perunggu.
Editor : Andhika Attar Anindita