JP Radar Kediri - Shara Magomedov, atau lebih dikenal dengan nama "Shara Bullet", mencuri perhatian dunia UFC. Ia bukan petarung biasa—Shara bertarung hanya dengan satu mata yang masih berfungsi, namun tetap tampil berani dan penuh semangat.
Berasal dari Dagestan, Ahli Pukulan KO
Petarung asal Dagestan ini memiliki tinggi 188 cm dan terkenal dengan gaya bertarung agresif.
Ia mengandalkan serangan berdiri seperti pukulan dan tendangan keras, terbukti dari rekor pertarungannya yang semuanya dimenangkan lewat KO, tanpa sekali pun menang lewat kuncian.
Cedera Parah, Tapi Tak Menyerah
Saat berlatih di Thailand, Shara mengalami cedera serius yang membuat mata kanannya buta total. Meski sudah menjalani delapan kali operasi, penglihatannya tak kembali.
Namun, ia tidak menyerah dan tetap melanjutkan kariernya di dunia MMA. Banyak yang membandingkan kisahnya dengan Michael Bisping, mantan juara UFC yang juga kehilangan penglihatan di satu mata.
Catatan Tak Terkalahkan Berakhir, Tapi Semangat Masih Menyala
Setelah sempat mencetak rekor tak terkalahkan, Shara harus menerima kekalahan pertamanya dari Michael “Venom” Page lewat keputusan juri pada awal 2025.
Kini, ia bertekad bangkit dalam pertarungan selanjutnya melawan Marc-André Barriault di UFC Abu Dhabi pada 26 Juli 2025. Laga ini sangat penting bagi Shara untuk membuktikan bahwa dirinya masih menjadi ancaman serius di kelas menengah.
Teknik Unik dan Dukungan Penggemar
Meski dinilai lemah dalam teknik bertahan dan gulat, gaya bertarung Shara tetap jadi favorit banyak penggemar. Teknik khasnya seperti spinning backfist bahkan sempat viral. Jika menang atas Barriault, peluangnya untuk naik peringkat dan mendekati perebutan gelar akan semakin terbuka lebar.
Author : Muhammad Farhansyah - PSDKU Polinema Kediri