JP Radar Kediri – Duel seru antara Islam Makhachev dan Ilia Topuria sempat jadi pertarungan impian para penggemar UFC di kelas ringan. Namun, harapan itu kandas setelah Makhachev memutuskan naik ke kelas welter. Kini, bentrokan mereka makin tak pasti, bahkan belum jelas apakah akan benar-benar terjadi.
Topuria Rebut Sabuk, Makhachev Pindah Kelas
Setelah tampil dominan dan mempertahankan gelarnya beberapa kali, Makhachev memilih melepas sabuk juara dan naik ke kelas 170 lbs pada pertengahan 2025. Keputusan ini langsung dimanfaatkan Topuria. Ia berhasil merebut sabuk yang kosong dengan mengalahkan Charles Oliveira di UFC 317, akhir Juni lalu.
Topuria pun resmi jadi raja baru di kelas ringan. Namun, banyak yang menilai bahwa tantangan terberatnya tetap Makhachev. Sayangnya, pertarungan ini belum bisa terwujud karena mereka kini beda kelas.
Topuria Kecewa, Makhachev Dinilai Menghindar?
Topuria terang-terangan kecewa dengan keputusan Makhachev naik kelas. Ia menilai Makhachev sebenarnya menghindari tantangan besar.
“Kalau lawannya bukan saya, mungkin dia masih bertahan di kelas ringan,” kata Topuria.
Namun, Khabib Nurmagomedov, mentor Makhachev, punya pandangan berbeda. Menurutnya, Topuria belum cukup teruji, dan mengalahkannya tidak akan menambah apa-apa dalam catatan karier Makhachev. Sebaliknya, melawan petarung seperti Jack Della Maddalena di kelas welter dianggap lebih menantang dan seimbang.
Rencana UFC Berubah, Fans Terbelah
Awalnya, UFC sempat menjadwalkan duel Makhachev vs Topuria di UFC 317. Tapi setelah Makhachev naik kelas, Topuria akhirnya berhadapan dengan Oliveira.
Keputusan itu membuat penggemar terbagi dua. Ada yang menyebut Makhachev lari dari pertarungan besar, ada juga yang mendukung langkahnya mengejar gelar di dua kelas berbeda.
Peluang Masih Terbuka?
Saat ini, Topuria nyaman di puncak kelas ringan dan siap melawan siapa saja. Sementara Makhachev kini fokus berburu sabuk kelas welter, dengan kemungkinan menghadapi Jack Della Maddalena.
Jika keduanya sama-sama sukses di kelas masing-masing, bukan tidak mungkin duel impian ini terjadi sebagai pertarungan super fight lintas divisi, akhir 2025 atau awal 2026.
Apakah kita masih bisa berharap Makhachev dan Topuria bakal bentrok di oktagon? Waktu yang akan menjawab.
Author : Muhammad Farhansyah - PSDKU Polinema Kediri