Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

KTM resmi keluar dari krisis berkat suntikan dana dari Bajaj Auto. Komitmen Tech3 dan proyek mesin 850cc tetap berlanjut.

Internship Radar Kediri • Jumat, 30 Mei 2025 | 23:05 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri – Kabar menggembirakan datang dari markas besar KTM di Austria.

Setelah berbulan-bulan diterpa krisis finansial yang sempat mengguncang masa depan mereka di ajang MotoGP, pabrikan motor berkelir oranye itu akhirnya bisa bernapas lega.

Suntikan dana segar senilai hampir €600 juta dari pemegang saham utama, Bajaj Auto, secara resmi mengakhiri masa penuh ketidakpastian yang membayangi kelangsungan proyek balap mereka.

Bajaj Auto, perusahaan otomotif raksasa asal India, kini memperkuat kendalinya atas KTM dan berkomitmen penuh untuk menjaga eksistensi mereka di lintasan MotoGP.

Dana tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi besar yang telah disepakati sejak Februari 2025 bersama para kreditor.

Salah satu syarat pentingnya: 30 persen dari total utang KTM yang mencapai lebih dari €2 miliar harus dilunasi sebelum 23 Mei 2025. Dan kini, target itu telah berhasil dipenuhi.

“Ini adalah titik balik yang sangat penting, bukan hanya bagi KTM, tapi juga bagi MotoGP secara keseluruhan,” ujar Carlos Ezpeleta, Direktur Olahraga Dorna.

Photo
Photo

“KTM telah menjadi bagian integral dari ekosistem balap motor. Mereka membuktikan bahwa merek yang dulunya tak punya sejarah panjang di balap jalan raya, bisa tumbuh menjadi salah satu penantang papan atas.”

Sempat beredar kabar bahwa KTM akan menarik diri dari tim satelit Tech3 mulai musim depan sebagai bagian dari program efisiensi biaya.

Namun kabar tersebut langsung ditepis oleh bos Motorsport KTM, Pit Beirer.

Beirer menegaskan bahwa komitmen KTM terhadap Tech3 tetap solid. Bahkan, mereka telah mulai menyusun rencana pengembangan teknis dan pembinaan pembalap untuk menyongsong musim 2026.

Tak hanya fokus keluar dari krisis, KTM kini menatap jauh ke depan. Mereka tengah mempersiapkan mesin 850cc untuk menghadapi era baru regulasi MotoGP yang akan berlaku mulai tahun 2027.

Menurut Beirer, KTM tak sekadar ingin bertahan, tapi juga ingin menjadi pionir dalam pengembangan teknologi balap motor masa depan.

Di lintasan, nama-nama seperti Brad Binder dan Pedro Acosta masih menjadi tumpuan utama tim.

Keduanya dinilai punya potensi besar untuk membawa KTM kembali bersaing di papan atas klasemen konstruktor dan meraih podium secara konsisten di sisa musim MotoGP 2025.

Bagi pecinta MotoGP di Kediri dan sekitarnya, bangkitnya KTM dari keterpurukan tentu jadi kabar yang patut dirayakan.

Persaingan di lintasan akan kembali panas dengan hadirnya KTM sebagai penantang serius bagi tim-tim raksasa seperti Ducati, Yamaha, dan Honda.

MotoGP kini bukan sekadar adu kecepatan, tapi juga ajang unjuk kekuatan teknologi dan stabilitas finansial di tengah tekanan global.

 

Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Miko
#ktm #krisis finansial #bajaj auto #motogp #tancap gas #tech3