Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Moto3 Siap Ganti Mesin, Ikuti Jejak MotoGP Masuki Era Baru Balap Motor Dunia

Internship Radar Kediri • Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:05 WIB
Moto3 Siap Ganti Mesin, Ikuti Jejak MotoGP Masuki Era Baru Balap Motor Dunia
Moto3 Siap Ganti Mesin, Ikuti Jejak MotoGP Masuki Era Baru Balap Motor Dunia

JP Radar Kediri – Kejuaraan dunia Moto3 bersiap memasuki babak baru.

Setelah MotoGP resmi akan menggunakan mesin 850 cc mulai musim 2027, kini Dorna Sports, sebagai penyelenggara kejuaraan, mengumumkan rencana serupa untuk Moto3.

Kelas balap yang menjadi gerbang awal para pembalap muda menuju puncak kariernya ini, akan mulai menggunakan mesin baru pada musim 2028 mendatang.

Saat ini, Moto3 masih mengandalkan mesin satu silinder 250 cc yang telah digunakan sejak tahun 2012.

Namun, teknologi ini dinilai sudah mulai tertinggal dan tidak lagi mewakili perkembangan dunia balap modern.

Terlebih, dengan kesenjangan yang cukup jauh antara kapasitas mesin Moto3 dan Moto2 yakni 250 cc versus 765 cc—pembalap kerap menghadapi tantangan berat saat naik kelas.

Direktur Olahraga Dorna, Carlos Ezpeleta, menyebut bahwa saat ini pihaknya tengah berdialog intensif dengan sejumlah pabrikan.

Fokus pembahasan adalah menentukan konsep mesin baru yang tak hanya lebih bertenaga, namun juga relevan dengan kebutuhan pembalap muda usia 15 hingga 18 tahun.

“Kami ingin menciptakan pondasi yang lebih kokoh untuk pembinaan talenta muda. Moto3 dan Moto2 merupakan tahap penting sebelum seseorang masuk ke MotoGP,” ujar Ezpeleta.

Pengembangan mesin baru ini bukan semata soal tenaga atau kecepatan.

Desain mesin yang ergonomis, hemat bahan bakar, dan ramah lingkungan juga menjadi bagian dari pertimbangan.

Baca Juga: Marc Marquez Waspadai Gebrakan Sang Adik di MotoGP Inggris 2025

Dengan meningkatnya kesadaran industri terhadap keberlanjutan, Dorna turut mendorong penggunaan teknologi hybrid atau alternatif lain yang lebih bersih.

Selain aspek teknis, perubahan ini juga ditujukan untuk menjaga daya tarik kompetisi.

Dalam beberapa musim terakhir, Moto3 dikenal sebagai kelas dengan balapan paling ketat dan penuh aksi.

Dengan mesin baru, diharapkan intensitas persaingan tetap terjaga namun dengan kualitas yang lebih tinggi dan aman bagi pembalap. Sejumlah tim telah menyambut baik inisiatif ini.

Mereka melihat penggantian mesin sebagai kesempatan untuk melakukan pembaruan total pada strategi teknis, pengembangan pembalap, dan inovasi dalam setup motor.

Bahkan, tak sedikit tim junior yang mulai melakukan riset mandiri demi mengantisipasi perubahan besar ini.

Dorna juga membuka peluang bagi pabrikan baru untuk masuk ke kejuaraan dengan regulasi mesin yang diperbarui.

Hal ini dinilai bisa menambah warna dan persaingan dalam ajang Moto3 yang selama ini didominasi oleh nama-nama besar seperti KTM dan Honda.

Dengan waktu transisi yang cukup panjang, seluruh tim, teknisi, dan pembalap diharapkan bisa menyesuaikan diri dengan cepat.

Moto3 tidak hanya menjadi ajang balap, tetapi juga laboratorium berjalan bagi inovasi teknologi sepeda motor masa depan.

Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kejuaraan secara keseluruhan dan memperkuat posisi Moto3 sebagai tahap awal yang penting dalam jenjang karier menuju MotoGP.

Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Ganti Mesin #moto3 #jejak #motogp #balap motor dunia