JP Radar Kediri – Honda Racing Corporation (HRC) menunjukkan ambisinya untuk bangkit di MotoGP 2025.
Setelah hasil mengecewakan dalam dua musim terakhir, kini mereka serius menata ulang strategi.
Salah satu langkah yang kembali mencuri perhatian adalah turunnya Aleix Espargaro sebagai pembalap wildcard di MotoGP Inggris 2025, yang akan digelar di Sirkuit Silverstone, 23–25 Mei mendatang.
Espargaro sebelumnya telah diumumkan pensiun pada akhir musim 2024. Namun, performanya yang tetap kompetitif membuat Honda tak ragu untuk kembali memanggilnya.
Penampilannya sebagai wildcard di Jerez mendapat respons positif. Kini, Honda ingin melanjutkan momentum tersebut dengan mengandalkan pengalaman dan kepekaan teknis Espargaro.
"Keputusan menurunkan Aleix lagi bukan semata demi nostalgia. Kami butuh pembalap dengan kemampuan memberi feedback teknis akurat. Ia tahu bagaimana mengarahkan pengembangan motor," ujar salah satu insinyur teknis Honda.
Langkah ini juga menunjukkan bahwa Honda tak ingin sekadar menjadi penggembira.
Penurunan wildcard ketiga ini mengikuti dua penampilan sebelumnya, yakni Aleix di Jerez dan Takaaki Nakagami di Le Mans.
Honda kini hanya memiliki tiga jatah wildcard tersisa dari total enam yang diizinkan oleh regulasi konsesi MotoGP.
Saat ini, Honda termasuk dalam kategori konsesi D, yang memungkinkan mereka melakukan berbagai pengujian di luar balapan reguler.
Tujuannya jelas yaitu mengembalikan Honda ke jalur kemenangan. Keberhasilan Zarco finis pertama di Le Mans dan performa stabil Nakagami jadi sinyal bahwa Honda mulai menemukan arah.
Di Sirkuit Silverstone, karakter teknis lintasan yang kompleks akan menjadi ujian penting.
Sirkuit ini menuntut keseimbangan antara kecepatan tinggi dan kelincahan saat masuk tikungan cepat.
Data yang diperoleh dari Espargaro bakal sangat berharga untuk menyempurnakan RC213V di paruh musim kedua.
Di sisi lain, kehadiran Espargaro memancing antusiasme penggemar, termasuk di Kediri dan sekitarnya.
Sejumlah komunitas motor sport di Jawa Timur mengaku tak sabar menyaksikan aksi Aleix kembali di lintasan.
“Espargaro itu pembalap cerdas. Meski bukan langganan juara, tapi pengaruhnya di garasi sangat besar,” ujar Bimo, anggota komunitas MotoGP Kediri Riders.
Tak hanya penggemar, para rival pun mulai mewaspadai kebangkitan Honda.
Ducati dan KTM yang sebelumnya dominan, kini mulai merasakan tekanan teknis dari pabrikan Jepang tersebut.
Apalagi, dalam beberapa pengujian tertutup, motor Honda kabarnya mengalami peningkatan akselerasi dan stabilitas saat cornering.
MotoGP Inggris 2025 pun diprediksi bakal menjadi salah satu seri paling menarik musim ini.
Selain potensi duel ketat di lintasan, kehadiran nama-nama besar seperti Espargaro memberikan warna tersendiri.
Honda jelas ingin mengirim pesan kuat mereka belum menyerah, dan siap kembali ke puncak klasemen.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira