JP Radar Kediri - Timnas Malaysia dikabarkan diundang PSSI untuk ambil bagian di turnamen tiga negara yang dilangsungkan pada September 2025.
Selain Timnas Indonesia dan Malaysia, turnamen segitiga ini kabarnya diikuti negara Asia Barat, Lebanon.
Kabar tersebut pertama kali terungkap melalui akun Instagram yang sering membahas sepak bola Asia Tenggara, @theaseanfootball.
"Indonesia bersiap menjadi tuan rumah turnamen tiga negara di FIFA Matchday September 2025 yang berlangsung 1-9 September 2025. Turnamen akan diikuti Indonesia, Malaysia dan Lebanon,” tulis akun X @aseanball.
Akan tetapi, rencana duel El Clasico Asia Tenggara antara Timnas Malaysia melawan Timnas Indonesia menyedot atensi publik.
Hal ini, lantaran netizen Malaysia tak mengindahkan rencana tersebut. Mereka justru mengatakan bahwa skuad Garuda bukanlah level skuad Harimau Malaya.
Dilansir dari Jawapos, netizen Malaysia, One Football My, langsung melakukan psywar dengan rencana yang dilakukan PSSI.
Mereka menyindir Timnas Indonesia bukanlah level skuad Harimau Malaya.
"Turnamen level apa ini? Beda level dengan Malaysia,” tulis One Football My via akun X-nya, @OnefootballM.
Melihat sindiran itu, netizen Indonesia justru mengamini bahwa level Timnas Indonesia dan Malaysia memang berbeda, yakni level skuad Garuda berada di atas skuad Harimau Malaya.
Seperti diketahui, secara peringkat FIFA, Malaysia masih berada di bawah Indonesia dan Lebanon per Mei 2025.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat 123 ranking FIFA, sedangkan Lebanon duduk di posisi ke-113.
Sedangkan Timnas Malaysia saat ini berada di peringkat paling rendah dari kedua tim tersebut, yakni ranking 131 dunia.
Bahkan, di beberapa tahun terakhir, pencapaian Timnas Indonesia dan Malaysia jauh berbeda.
Di saat Timnas Indonesia masih berpeluang lolos Piala Dunia 2026, langkah Malaysia justru rontok di babak kedua kualifikasi. Begitu juga di Piala Asia 2027.
“Betul kejauhan, Malaysia selevel sama Brunei, Nepal, dan Bangladesh,” tulis akun @TheStromBreaker.
Akun @gilabola_ina memberikan pendapatnya dengan menampilkan pencapaian Timnas Indonesia dan Malaysia di berbagai kelompok umur dalam beberapa tahun terakhir. “Iya beda level kok memang."
Namun, rencana tersebut bisa batal andai Timnas Indonesia lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui saat ini, tim asuhan Patrick Kluivert sedang bersaing di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C.
Jay Idzes dkk sementara masih berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup C dengan raihan sembilan poin dari delapan laga.
Selanjutnya, mereka akan melakoni dua laga krusial pada Juni mendatang melawan Tiongkok dan Jepang.
Dilansir dari Jawapos, jika Timnas Indonesia lolos ke putaran keempat, kemungkinan besar turnamen itu akan dibatalkan atau ditunda.
“Namun, rencana turnamen dapat berubah jika Indonesia lolos ke Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 babak 4, yang dapat berdampak pada jadwal dan partisipasi,” tulis @theaseanfootball.
Editor : Anwar Bahar Basalamah