JP Radar Kediri - Old Trafford menjadi saksi bisu kemenangan telak Manchester United atas Arsenal dengan skor 8-2 pada 28 Agustus 2011 silam. Kemenangan ini menandai kekalahan terbesar Arsenal sejak tahun 1927.
Pada laga tersebut, Wayne Rooney mencetak hat-trick, sementara Ashley Young menambah derita Arsenal dengan dua gol indah, sementara Danny Welbeck, Nani, dan Park Ji-sung masing-masing menyumbang satu gol.
Arsenal hanya mampu membalas dua gol melalui Robin van Persie dan Theo Walcott. Meskipun kemenangan 8-2 pada 2011 menjadi kenangan manis bagi MU, mengharapkan hasil serupa pada pertemuan mendatang mungkin terasa tidak realistis meskipun bukan tidak mungkin terjadi.
Pasalnya kedua tim sudah berubah secara signifikan, skuad asuhan Mikel Arteta, telah menunjukkan peningkatan performa. Eksperimen Arteta dengan menempatkan Mikel Merino sebagai ujung tombak serangan telah membuahkan hasil positif, terutama saat beberapa penyerang utama absen.
Di sisi lain, Manchester United juga mengalami perubahan di bawah pelatih baru. Meskipun demikian, performa mereka masih inkonsisten. Pertandingan terakhir melawan Liverpool yang berakhir imbang menunjukkan bahwa Setan Merah masih berjuang untuk menemukan performa terbaik mereka.
Baca Juga: 4 Comeback Paling Dramatis di Liga Inggris Premier League, Salah Satunya Bikin Fans MU Merana
Pada pertandingan Minggu nanti (9/3) , Manchester United dan Arsenal akan kembali bertemu di Old Trafford. Kedua tim menghadapi tantangan cedera pemain kunci. Manchester United diragukan tampilnya Harry Maguire, Luke Shaw, dan Manuel Ugarte, sementara Arsenal kehilangan Gabriel Martinelli akibat cedera hamstring.
Pertandingan akan berlangsung pada Minggu malam pukul 23.30 WIB dan akan disiarkan secara live streaming melalui Vidio.
Editor : Jauhar Yohanis