KEDIRI, JP Radar Kediri– Ramadhan bukan alasan bagi para atlet untuk berhenti latihan. Seperti cabang olahraga (cabor) olahraga senam, program latihannya harus berubah.
Saat para atlet diajak untuk memperkuat teknik dan mengurangi latihan fisik. Hal tersebut disampaikan Pelatih Cabor Senam Artistik, Listianingsih. “Selama Ramadhan, para atlet senam ini tidak akan libur latihan,” tegas Listianingsih.
Pentingnya latihan selama Ramadan ini karena belasan atlet sedang mempersiapkan kompetisi yang akan berlangsung April mendatang. Rencananya kompetisi itu akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Setelah lebaran, ada kejurprov (kejuaran provinsi). Dan pada Juni nanti porprov (pekan olahraga provinsi),” lanjut perempuan yang akrab disapa Lis itu.
Saat ini, ada 13 atlet yang mengikuti pemusatan latihan kota (puslatkot). Mereka terbagi dalam beberapa nomor. Untuk senam artistik jumlah atletnya ada enam orang. Kemudian dari sport aerobic, lima orang dan ritmik dua orang.
“Dan yang masuk puslatkot hanya dua pelatih,” jelasnya.
Sementara itu, target Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri terhadap cabor senam terbilang besar. Yakni empat medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu.
Sejauh ini, persiapan atletnya sudah mencapai 60 persen. Dan latihan rutin sudah dimulai sejak tahun lalu. Dia pun bersyukur kondisi atletnya tidak ada yang mengalami cedera.
“Kami optimistis, bisa melampaui target,” ungkapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian