JP Radar Kediri- Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin ini pepatah yang paling pas menggambarkan nasib Manchester United. Tak hanya kalah 0-2 dari Crystal Palace, MUFC juga harus kehilangan Lisandro Martinez.
Bek tangguh asal Argentina ini mengeluh kesakitan usai terlibat perebutan bola dengan Ismaila Sarr pada menit ke-82. Pemain yang biasa disapa Licha ini langsung mengerang kesakitan.
Bahkan, dia langsung terduduk sembari menunjukkan gestur untuk digantikan. Tak lama, dia hanya bisa terbaring menahan sakit.
Tim medis yang masuk ke lapangan langsung memeriksa kondisi lutut Licha yang cedera. Sementara itu, sang pelatih Ruben Amorim nampak khawatir.
Licha ditandu ke luar dengan diiringi applause oleh seisi Old Trafford. Dia lantas digantikan oleh Mathijs de Ligt menjelang laga berakhir.
Kekhawatiran Ruben bukan tanpa alasan. Meski harus menunggu hasil resmi tim medis, pelatih asal Portugal itu meyakini bahwa cedera Licha tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Saya pikir ini situasi yang serius," ucap Ruben saat press conference usai laga MUFC kontra Crystal Palace.
Menurut Ruben, kehilangan Licha akan menjadi lubang besar bagi tim. Pasalnya, pemain bernomor 6 tersebut sangat vital bagi the reds devil.
Tidak hanya kuat dalam bertahan. Dia juga rajin membantu penyerangan. Terlebih, Licha memiliki kualitas tendangan dan umpan yang akurat.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Licha mampu memberikan assists hingga mencetak gol. "Dia bukan hanya pemain hebat. Tetapi juga karakter yang kuat di ruang ganti," ujar Ruben.
Pihaknya tak bisa berbuat banyak. Cedera yang dialami Licha bakal membuatnya menepi beberapa waktu ke depan. Terlihat dari bagaimana dia kesakitan.
"Dia merasakannya (sakit, red). Dan ketika anda seorang pemain, anda tahu kapan itu sesuatu yang serius. Kami di sini untuk membantunya," tegas Ruben.
Dalam pertandingan ini, MUFC harus menelan pil pahit. Dua gol Crystal Palace berhasil mengalahkan anak asuh Ruben di Old Trafford.