Mengenal Alesha Syifa Putri, Model Peraih Gelar Duta Batik Cilik Kota Kediri 2025

Syaikhu Aliya Rahman • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 15:59 WIB
(Dokumen Alesha Syifa Putri)
(Dokumen Alesha Syifa Putri)

Alesha Syifa Putri membuktikan mencintai budaya tak perlu menunggu dewasa. Berawal dari menggali potensi diri, siswi SDN Manisrenggo ini kini mantap melangkah sebagai representasi generasi muda yang bangga membawa warisan batik di Kota Tahu.

Mengenakan selempang Duta Batik Cilik Kota Kediri 2025 bukan sekadar perkara tampil anggun di atas panggung. Bagi Alesha Syifa Putri, amanah yang disandangnya sejak setahun lalu itu adalah sebuah perjalanan belajar yang tak ternilai.

Dari yang semula sekadar gemar mengenakan busana batik, kini dara berusia 10 tahun tersebut memahami betul filosofi dan cerita di balik setiap helai kain warisan leluhur.

Momen Hari Batik Nasional 2026 terasa begitu istimewa bagi putri sulung pasangan Widya Roshandi dan Devi Novi Angellia ini.

Baca Juga: 2 Oktober Diperingati Hari Batik Nasional, Ini 5 Batik Populer di Indonesia

Satu tahun berlalu sejak ia dinobatkan sebagai Duta Batik Cilik Kota Kediri 2025 dalam ajang yang diselenggarakan oleh Ningrat Prasojo Management.

Bagi Alesha, selempang yang disandangnya telah mengajarkan banyak hal tentang rasa percaya diri, tanggung jawab, dan keberanian untuk menginspirasi teman-teman sebayanya.

Menariknya, keberhasilan Alesha meraih gelar bergengsi tersebut bermula dari sebuah ‘ketidaksengajaan’. Sang ayah, Widya Roshandi, menceritakan bahwa keluarga awalnya hanya ingin mengeksplorasi minat dan bakat sang anak tanpa ada unsur paksaan.

Berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler dan les sempat dicoba oleh Alesha. Mulai dari renang, bahasa Inggris, public speaking, musik, hingga seni tari.

Dari situlah orang tua melihat potensi besar Alesha pada olah gerak dan olah panggung.

Baca Juga: Dulu Tak Suka, Nunung Membangun Usaha dari Batik Tulis Berbalik Rasa ketika Dipaksa Ikut Pelatihan

"Awalnya kami hanya ingin menggali potensinya. Setelah melihat dia senang di seni tari dan olah panggung, kami coba ikutkan ke berbagai festival modeling dan unjuk bakat di Kediri hingga luar kota," ungkap Roshandi.

Saat mendaftarkan Alesha ke ajang Duta Batik Cilik, Widya mengaku tidak mematok target tinggi. Masuk jajaran tiga besar saja sudah dianggap sebuah pencapaian luar biasa.

Namun, penampilan tenang dan karakter Alesha di atas panggung rupanya mampu memikat hati para juri dan penonton. Alesha sukses menyabet dua gelar sekaligus, yakni Juara 1 Duta Batik Cilik Kota Kediri 2025 dan Juara Favorit.

Dampak positif dari torehan prestasi tersebut sangat dirasakan pada tumbuh kembang Alesha. Mental bertanding, tanggung jawab dan rasa percaya dirinya terus meningkat.

Di sekolah, Alesha tumbuh menjadi pribadi yang aktif dan berani tampil, termasuk dipercaya dalam berbagai kegiatan sekolah.

Baca Juga: Mengubah Stigma Batik Formal Menjadi Lebih Eye-Catching, Ini Caru Padupadankan!

"Efek yang paling kelihatan itu di mentalnya. Dia jadi jauh lebih percaya diri. Dari cara berjalan dan tersenyum, kelihatan dia sangat enjoy dan menemukan passion-nya di situ," tambah Roshandi.

Meski berasal dari kawasan pinggiran kota di Manisrenggo, Alesha membuktikan bahwa keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk mengukir prestasi.

Keberhasilannya menjadi suntikan motivasi bagi teman-teman sebayanya agar tidak ragu mengejar mimpi.

Kendati karier modeling dan panggungnya terus menanjak hingga sering memborong penghargaan di Madiun, Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, hingga Malang, orang tua Alesha tetap memprioritaskan pendidikan akademis. Dukungan penuh tetap diberikan secara seimbang agar prestasi di sekolah tetap terjaga.

Menatap masa depan, pihak keluarga dan manajemen merencanakan langkah bertahap bagi Alesha. Termasuk bersiap menuju ajang di level lebih tinggi saat usianya telah mencukupi.

Baca Juga: Sosok Angelina Vanessya Putri, Model dan Duta Batik Kota Kediri: Pengalaman Pahit saat TK Jadi Bekal Berharga

Bagi Alesha sendiri, selempang Duta Batik mungkin kelak akan dilepas seiring bergantinya waktu. Namun, nilai-nilai kecintaan terhadap warisan budaya bangsa akan selalu melekat dalam setiap langkah hidupnya.

"Batik itu bukan sekadar kain. Batik adalah cerita, identitas, dan warisan yang jadi tanggung jawab kita untuk menjaganya," tegas Alesha penuh optimisme. 

Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri
duta batik kota kediri duta cilik inspiratif batik modeling