JP Radar Kediri - Menjadi perempuan yang multiperan bukan perkara mudah. Namun, bagi Novianti Handayani tantangan tersebut adalah ruang untuk membuktikan kualitas diri.
Sebagai Ketua DPC Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikimdo) Kota Kediri, sosok yang akrab disapa Vie ini menunjukkan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini di era sekarang adalah tentang keberanian untuk berdaya tanpa melupakan fitrah.
“Bagi saya, Kartini itu representasi keberanian berpikir melampaui batas zamannya. Di kehidupan sekarang, itu berarti keteguhan menjalankan peran sebagai ibu, pengusaha, sekaligus pemimpin organisasi dengan integritas,” ujar Vie saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren.
Di dinding teras rumahnya, terpajang bukti dedikasinya. Sebuah piagam Radar Kediri Award 2018. Penghargaan itu menjadi saksi sejarah perjalanan panjangnya di dunia UMKM. Vie tercatat memimpin Hipmikimdo Kota Kediri sejak 2021 sebagai ketua pertama hingga sekarang. Di tangannya, organisasi ini menjadi rumah bagi pelaku usaha, di mana 60–70 persen anggotanya adalah perempuan.
Baca Juga: Kartini Masa Kini: Endang Tutik Winarti Kedepankan Work-Life Balance dan Ibu yang Up-to-Date
Kini, Vie terus aktif mendorong "Kartini Masa Kini" di Kediri untuk naik kelas. Melalui Hipmikimdo, ia menginisiasi program upgrade mindset dan skill digitalisasi. Mulai dari hal sederhana seperti penggunaan WhatsApp Business hingga kurasi produk agar memiliki nilai jual tinggi. Baginya, UMKM bukan sekadar memproduksi barang, tapi membangun bisnis yang berdaya saing.
“Fokus kami adalah membantu pelaku usaha perempuan naik kelas,” terangnya.
Menariknya, di tengah kesibukan sebagai Ketua Hipmikimdo, kurator di Rumah Kurasi dan aktif di berbagai organisasi seperti GOW serta TP PKK Kota Kediri, Vie tetap menempatkan keluarga sebagai fondasi. Ia tetap menjalankan tugas domestik seperti menyiapkan kebutuhan suami dan menjadi teman curhat bagi anak-anaknya.
Ia pun menitipkan pesan kuat bagi seluruh perempuan di Kediri. Menurutnya, perempuan harus cerdas mengelola peran dan berani memiliki penghasilan sendiri. Terlepas dari seberapa mapan ekonomi keluarga.
Baca Juga: Kartini Masa Kini: Umi Farida, Pengusaha Kebun Kurma Nganjuk Dobrak Batas lewat Pertanian
“Perempuan harus punya penghasilan. Mau sekaya apa pun suamimu, kamu harus punya (penghasilan, Red). Karena ada sisi ‘aku’ yang butuh aktualisasi diri dan karya. Itu untuk value,” tegas pengusaha nasi bakar dan katering Gomber ini.
Menutup perbincangan, Vie mengajak generasi muda untuk tidak takut gagal. Ia menekankan bahwa status pengusaha baru sah disandang jika seseorang sudah pernah merasakan pahitnya kerugian atau kebangkrutan.
“Jangan menunggu sempurna untuk memulai. Usia muda itu tidak bisa kembali. Kalau jatuh, berdiri lagi. Karena masa depan Kota Kediri ini ada di tangan perempuan-perempuan yang berani mengambil peran,” tandasnya.
Profil Singkat:
Nama: Novianti Handayani
Jabatan: Ketua DPC Hipmikimdo Kota Kediri
Usaha: Nasi Bakar & Catering Gomber
Jabatan Lain: Direktur LPK Sukses Jaya Berkarya (SJB),Instruktur Rumah Kurasi
Wakil Harian Dekranasda Kota Kediri, Sekretaris GOW Kota Kediri, Ketua Bidang Pokja 3 PKK Kota Kediri