Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rendy Varera, Atlet Sepeda Asal Kediri Meraih Emas di Ajang SEA Games

Emilia Susanti • Jumat, 12 Desember 2025 | 12:30 WIB
Rendy Varera melakukan atraksi saat mengikuti kejuaraan. Disiplin latihan dan kerja kerasnya berbuah medali emas.
Rendy Varera melakukan atraksi saat mengikuti kejuaraan. Disiplin latihan dan kerja kerasnya berbuah medali emas.

Perjalanan karir berliku. Berkali-kali mendapat panggilan pelatnas, berkali-kali pula gagal tampil di SEA Games. Penantian panjangnya berakhir tahun ini, di SEA Games Thailand. 

EMILIA SUSANTI, Kabupaten, JP Radar Kediri

Perjalanan karir pria yang akrab disapa Rendy ini menemui banyak liku. Harus menunggu bertahun-tahun agar bisa turun di ajang SEA Games. Padahal, sudah sering mendapatkan panggilan masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk ajang bergengsi di Asia Tenggara ini. Sejak 2019 silam.

“Saya itu sudah masuk training camp -nya pelatnas. Itu dua kali (pelatnas, Red) saya belum beruntung. Belum berkesempatan main. Hanya ikut TC, jadi pelapis saja,” kenang pria asal Desa Blabak, Kecamatan Blabak ini.

Akhirnya, penantian panjang itu berakhir. Harapannya tampil di ajang antarnegara Asia Negara itu terwujud tahun ini. Pada SEA Games 2025 di Thailand dirinya turun di dua nomor sekaligus. Bersepeda Mountain Bike Pria Downhill dan Bersepeda Cross Country Eliminator.

Baca Juga: AKP Laksono Setiawan Kasat Intelkam Polres Kediri Kota, Langganan Tugas di Daerah Konflik

Hebatnya, prestasi mondial langsung dia torehkan. Rendy berhasil mempersembahkan dua medali untuk Indonesia. Medali perak untuk Cycling Mountain Bike Men's Downhill dan emas untuk Cycling Cross Country Eliminator.

"Sangat-sangat bersyukur karena sudah penantian beberapa tahun akhirnya bisa keturutan. Bisa ikut dan turun di SEA Games, sangat senang," ungkapnya pada Rabu (10/12) malam. Saat itu dia bersiap turun di final Cycling Cross Country Eliminator, Kamis (11/12).

Ya, wawancara bersama Rendy ini memang hanya bisa melalui telepon WhatsApp. Pasalnya, tercantum sebagai atlet belum selesai. Namun demikian, pria berusia 26 tahun itu masih menyempatkan diri untuk menceritakan perjalanannya menuju SEA Games. Perjalanan yang memang sulit.

“Saya pernah drop banget (saat belum diturunkan di SEA Games sebelumnya, Red),” akunya.

Baca Juga: Fahriel Saputra dan Pengalamannya Battle Lawan Josh Lamonaca, Barberpreneurs Kelas Dunia

Bisa dibilang, Rendy memang sempat putus asa, patah arang. Alasannya ya karena tak datang bisa berkontestasi di SEA Games. Di sisi lain, dirinya juga tak lagi bisa mengikuti kejuaraan bergengsi lainnya. Sebut saja pekan olahraga nasional (PON).

Sebabnya beragam. Ada yang karena nomor lomba yang belum dipertandingan. Ada pula yang karena terganjal batasan usia. Sehingga kejuaraan yang bisa diikutinya hanya sebatas kejuaraan nasional (kejurnas) maupun kejuaraan daerah (kejurda).

Baca Juga: Kisah Dyna Wuni Permata Meniti Karir Jadi Master of Ceremony, Pernah Dibayar Nasi Kotak

“Sempat pengen nyera rasanya. Karena sudah begitu jauhnya terus nggak main.Tetapi ada yang bikin semangat lagi, lingkungan,” ujarnya sambil menyebut tempat latihannya selama ini di Malang.

Dorongan dari orang-orang sekitar yang membuatnya kembali menekuni dunia balap sepeda. Baik itu dari orang tua, pelatih, maupun rekannya sesama atlet. Salah satu hal yang membuatnya sadar untuk kembali berlatih adalah sang pelatih.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Sosok AKP Tutud Yudho Prastyawan sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota,

"Pelatih saya itu tahu kalau saya sedih banget . Lalu saya ditelepon, terus ditanya kamu sepedaan buat apa, kan karena kamu senang. Ya wis balik ke sini, latihan lagi, dikejar lagi," ceritanya sambil mengingat momen saat terpuruk.

Saat itu, Rendy akhirnya berpikir kembali. Dia kembali sadar jika dirinya sangat menyukai dunia balap sepeda. Bahkan menjadi pembalap merupakan cita-citanya sejak kecil.

"Saya juga sempat patah tulang, di bahu kiri. Itu beberapa hari setelah operasi saya latihan lagi," katanya sambil menunjukkan kecintaannya pada dunia balap sepeda.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Magdalena Dari Puncu, Dari Guru TK Menjadi Pengusaha Ayam Potong Sukses

Oleh karena itu, setelah berpikir, Rendy pun kembali bangkit. Meski tidak pernah mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON), dirinya masih percaya untuk mengikuti kejuaraan lainnya. Baik di tingkat nasional maupun Asia. Misalnya saja dalam ajang Asia Mountain Bike Championship 2023.

“Harapannya ya ingin di olimpiade nanti,” tandasnya. 

Tampil di Ajang SEA Games

Editor : rekian
#kediri #Sea games 2025 #medali emas #atlet sepeda #balap sepeda #atlet sea games #down hill #medali perak #SEA Games 2025 Thailand