Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Sosok Inggrid Aulia Rahma, Duta Genre Kabupaten Kediri 2025

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:54 WIB
Inggrid Aulia Rahma, Duta Genre Kabupaten Kediri 2025.
Inggrid Aulia Rahma, Duta Genre Kabupaten Kediri 2025.

Menjadi Duta Genre 2025 tidak hanya sekedar sebagai ajang menambah wawasan dan pengalaman.

Namun juga ada misi mulia yang dibawa Inggrid Aulia Rahma. Dia ingin mengajak anak muda terbebas dari kenakalan remaja.

Perjalanan gadis yang akrab disapa Inggrid itu bermula dari organisasi sekolah pusat informasi dan konseling remaja (PIK-R).

Saat awal ikut, dia menempuh pendidikan di SMPN 1 Wates. Dari sana dia belajar banyak dan mendapat banyak wawasan.

Termasuk terkait tingginya kasus kenakalan remaja. Salah satunya angka pernikahan dini yang tinggi. “Itu yang membuat saya miris,” terang dara kelahiran 2009 itu.

Dari situ dia menekuni perannnya dalam PIK-R. Mulai dari menjadi konselor atau tempat curhat teman-temannya. Dia juga aktif ikut melakukan sosialisasi tentang menghindari kenakalan remaja.

Selain karena miris terhadap kenakalan remaja, menurutnya bergelut di dunia konseling remaja juga bisa menjadi bekal bagi dirinya.

Karena Inggrid dapat mempelajari banyak hal. Mulai dari kesehatan fisik dan mental, reproduksi, soal gizi serta life skill.

“Ini juga bisa jadi perencanaan masa depan untuk saya sendiri,” terangnya perempuan 16 tahun itu.

Saat bersekolah di SMAN 1 Wates dia juga tetap melanjutkan misinya di dunia konseling. Banyak temannya yang suka curhat dengannya.

Karena, Inggrid dianggap bisa memberikan solusi yang mudah dijalani dan bisa mengatasi permasalahan itu.

“Ada yang mengatakan masukan saya itu realistis dan jadi solusi paling mudah untuk dijalani,” jelas gadis yang saat ini duduk di bangku kelas XI itu.

Karena hal tersebut, membuatnya ingin terus menebar energi positif. Sehingga bisa membuat banyak teman-teman sebayanya terjauh dari keterpurukan. Sehingga bisa terhindar dari segala macam hal buruk. Termasuk kenakalan remaja.

“Ingin menyebar energi positif. Agar teman-teman yang mungkin banyak tekanan agar terus berjuang dan bisa bangkit,” akunya. Dia juga mengaku suka menjadi teman bercerita teman-teman sebayanya.

Setelah mendapat rekomendarsi terkait duta Genre, dia pun ikut. Karena ingin menginspirasi banyak orang.

“Ini sebagai ajang menambah pengalaman baru. Karena memang saya sukan dan tertaru dengan hal baru. Selain itu juga ingin jadi inspirasi,” terang siswa yang juga aktif ikut ekstra teater itu.

Inggrid mendapat dukungan penuh dari Mu’alim dan Sri Wigati Andayani, kedua orang tuanya. Tak hanya itu.

Teman-teman serta para gurunya di sekolahnya juga memberi support. Itu yang membuatnya mantap memutuskan ikut di Duta Genre 2025.

Tentu dia merasa pengalamannya masih kurang. Itu juga yang membuatnya gugup. Namun tekadnya tinggi. “Alhamdulillah dukungan terus mengalir,” aku sulung dari tiga bersaudara itu.

Akhirnya setelah harus berkompetisi dengan perwakilan berbagai SMA dan MA di berbagai wilayah di Kabupaten Kediri. Dia berhasil meraih juara pertama bersama Rico Satria Pratama yang jadi duta genre putra.

“Ke depan tentunya ingin terus menginspirasi. Ingin mengajak teman-teman sebaya agar terhindar dari kenakalan remaja,” jelas perempuan asal Wates itu.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #duta genre #Sosok