JP RADAR KEDIRI - Kampung Inggris Pare di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, merupakan sebuah kawasan pendidikan yang juga berfungsi sebagai destinasi wisata edukatif dan kerap dikenal hingga masyarakat internasional. Kawasan ini terdiri dari dua desa utama—Tulungrejo dan Pelem (Palem)—yang menjadi pusat kursus bahasa Inggris. Di sini, berbagai lembaga kursus menyediakan pelatihan bahasa asing secara intensif, mulai dari kemampuan percakapan hingga persiapan tes seperti TOEFL dan IELTS.
Setibanya di Kampung Inggris, kamu akan merasakan lingkungan belajar yang hampir mengharuskan berbahasa Inggris 24 jam sehari. Suasana belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga di lingkungan pemukiman yang direkam sedemikian rupa untuk meningkatkan kemampuan berbahasa secara cepat dan alami. Kamu bisa memilih program pelatihan sesuai kebutuhan—mulai dari persiapan beasiswa, kebutuhan profesional, kebutuhan akademik, hingga persiapan lulus kuliah—karena kursus-kursus ini dirancang fleksibel dan intensif.
dikutip dari visitpare.com- sejarah Kampung Inggris yang ada di Pare ini, Kampung ini berlokasi di sebuah desa bernama Pare yang berada di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Di Pare, ada dua desa yang mendapat julukan Kampung Inggris yakni Desa Tulungrejo dan Palem. Tempat ini merupakan pusat bagi kamu yang ingin mengasah skill berbahasa asing, terutama Inggris, dengan baik. Di sini berdiri lembaga-lembaga kursus bahasa asing yang memberikan output serius untuk berbagai kebutuhan berbahasa seperti percakapan, TOEFL, dan lainnya.
Kalau kamu sudah masuk ke kampung ini, kamu akan mengikuti kegiatan belajar bahasa Inggris hampir 24 jam. Bukan cuma teori tetapi lingkungan dan cara belajarnya dibuat sedemikian kondusif guna meningkatkan skill berbahasa Inggrismu dengan cepat. Sebelum lembaga Kampung Inggris Pare sekarang banyak berdiri, sejarah yang cukup heroik terjadi di tahun 1977 oleh seorang santri bernama Kalend Osein. Walaupun namanya seperti orang asing, pria ini merupakan santri asal Kalimantan Timur yang menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor yang ada di Jawa Timur.
Awal Mr. Kalend Memulai Kariernya
Sebenarnya Mr.Kalend tidak pernah berpikir akan membangun sebuah lembaga bahasa Inggris yang akan sepopuler saat ini. Setelah beliau belajar serius dengan Kyai Yazid, datanglah dua orang mahasiswa dari IAIN Sunan Ampel yang ingin belajar bahasa Inggris untuk kebutuhan ujian nasional. Pada saat itu kedua orang tersebut ingin belajar dengan Kyai Yazid. Namun, Sang Kyai pada saat itu sedang tidak ada di pesantren. Maka pada saat itu Mr. Kalend mendapat rekomendasi untuk mengajar dua orang tersebut. Mr.Kalend mendapatkan 350 soal dan lebih dari 60 persen soal mampu ia jawab. Lalu kedua orang dari IAIN itu pun belajar dengan Mr.Kalend. Mereka belajar di serambi masjid pesantren.
Sepulang dari belajar, kedua mahasiswa tersebut pun mengikuti tes. Hasilnya keduanya lulus ujian. Mereka pun gembira dan mengabarkan kelulusannya pada Mr. Kalend. Mendengar kelulusan tersebut, mahasiswa lainnya yang ada di IAIN Sunan Ampel pun menjadi ingin mengikuti jejak dua orang sebelumnya. Maka mereka pun datang ke Pare untuk belajar dengan Mr. Kalend secara langsung. Atas alasan inilah maka pada 15 Juni 1977, Mr.Kalend mendirikan lembaga kursus bahasa Inggris bernama Basic English Course (BEC) yang selanjutnya menjadi cikal bakal berdirinya lembaga-lembaga kursus yang lain.
Lembaga ini beliau dirikan di Desa Tulungrejo. Maka hingga hari ini, dua kampung yakni Tulungrejo dan Pelem ini menjadi populer dengan sebutan Kampung Inggris Pare. Kelas perdana terdiri dari 6 mahasiswa yang mengikuti kursus bahasa Inggris. Tidak cuma bahasa Inggris, di lembaga ini pesertanya juga belajar ilmu-ilmu agama. Perkembangannya terjadi 10 tahun kemudian. Jumlah murid bertambah dan lembaga-lembaga cabangnya pun berdiri. Daerah-daerah seperti Jalan Brawijaya, Anyelir, serta Kemuning yang ada di Tulungrejo dan Desa Pelem, kini banyak berdiri lembaga bahasa Inggris yang akhirnya lebih akrab dengan sebutan Kampung Inggris.
Siapa Saja yang Bisa Belajar di Kampung Inggris Pare?
Kampung Inggris Pare terbuka untuk berbagai kalangan, tidak terbatas usia tertentu. Anak-anak mulai usia sekolah dasar, remaja, hingga orang dewasa bisa mengikuti program sesuai kebutuhannya. Banyak orang tua yang bahkan mengajak anak mereka belajar sambil liburan, sehingga suasana belajar terasa lebih menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi seluruh keluarga.
Di setiap periode liburan sekolah, Pare selalu dipadati oleh peserta dari berbagai latar belakang. Bukan hanya pelajar dan mahasiswa, tetapi juga pegawai, guru, dosen, hingga pekerja profesional yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dengan cara cepat dan efektif.
Kisaran Biaya Belajar di Kampung Inggris Pare
Mengikuti kursus di Pare tidak hanya soal biaya pendidikan, tetapi juga biaya hidup selama tinggal di sana. Harga program belajar sangat bervariasi, mulai dari beberapa ratus ribu rupiah hingga jutaan, bergantung pada durasi kursus dan paket fasilitas yang dipilih.
Meski demikian, biaya hidup di kawasan ini tergolong ramah kantong. Dengan dana sekitar Rp600 ribu hingga Rp1 juta per bulan, kamu sudah bisa mencakup kebutuhan dasar seperti kos sederhana, makan sehari-hari, dan transportasi lokal menggunakan sepeda. Karena Pare adalah daerah kecil di Kediri, harga makanan dan akomodasi cenderung lebih murah dibanding kota besar seperti Surabaya atau Jakarta.
Mengapa Memilih Kampung Inggris Pare?
Lingkungan Bahasa yang Unik
Hampir seluruh aktivitas sehari-hari di Pare melibatkan bahasa Inggris. Mulai dari kelas formal, interaksi dengan teman, hingga percakapan santai di camp. Hal ini membuat peserta terbiasa menggunakan bahasa Inggris tanpa merasa canggung.
Komunitas Belajar yang Beragam
Kamu akan bertemu orang-orang dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Interaksi lintas budaya ini memberi pengalaman baru sekaligus meningkatkan motivasi belajar.
Hemat untuk Jangka Panjang
Karena biaya hidup di Pare relatif murah, kursus dalam jangka waktu panjang tidak akan terlalu membebani. Banyak peserta yang memilih tinggal selama beberapa bulan untuk benar-benar fokus mengasah kemampuan bahasa Inggris mereka.
Belajar Plus Menikmati Kediri
Selain belajar, peserta bisa mengeksplorasi keindahan Kediri dan sekitarnya. Ada wisata sejarah, alam, hingga kuliner khas Jawa Timur yang bisa dijadikan selingan saat libur dari jadwal kursus.
Reputasi yang Teruji
Ratusan lembaga kursus yang berdiri di Pare sudah menghasilkan banyak alumni sukses. Mulai dari mereka yang lolos seleksi beasiswa ke luar negeri hingga karyawan yang meningkatkan karier berkat kemampuan bahasa Inggrisnya.
Jika kamu ingin benar-benar meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan sekaligus efektif, maka Kampung Inggris Pare adalah pilihan yang tepat untuk dikunjungi. Di sini, kamu bisa merasakan suasana belajar intensif yang berbeda dari tempat lain karena hampir setiap aktivitas sehari-hari dilakukan menggunakan bahasa Inggris. Selain program kursus yang beragam dan biaya hidup yang terjangkau, Pare juga menawarkan lingkungan yang ramah, penuh semangat, serta dekat dengan berbagai destinasi wisata menarik di Kediri. Jadi, tidak ada alasan untuk menunda lagi—datanglah ke Kampung Inggris Pare dan mulai perjalananmu menuju penguasaan bahasa Inggris yang lebih percaya diri.
Penulis : Azka Najhan Mahasiswa Magang Universitas Trunojoyo Madura
Editor : Jauhar Yohanis