KEDIRI, JP Radar Kediri- Capaiannya menjadi Putri Batik Kabupaten Kediri tidak serta merta dia dapatkan dengan mudah.
Aulia Safina Putri Pernah berada di posisi mudah insecure atau minder. Namun, sekarang dia jadi lebih percaya diri.
Gadis yang akrab disapa Aulia ini dulunya tidak sepercaya diri sekarang. Dia adalah gadis pemalu. Selain itu, Aulia jua gampang insecure.
Karna sifatnya itu, Sutinik, sang mama, dia didorong untuk mengikuti berbagai kegiatan. Saat duduk di bangku sekolah dasar, alumnus SDN Gayam itu diikutkan berbagai kegiatan lomba menyanyi.
“Karena aku dulu pemalu, oleh mama diikutkan berbagai kegiatan. Biar bisa pede gitu,” terang dara kelahiran 2006 ini.
Dari situ, awal mula Aulia jadi semakin percaya diri. Karna sering bernyanyi di depan umum. Selain itu, kalah menang juga menjadi makanan sehari-harinya.
“Walau sempat malu-malu, tapi kepedeannya jadi terpupuk dari situ,” imbuh putri dari Kuwat Tabroni dan Sutinik itu.
Berikutnya, saat duduk di SMP Negeri 1 Gurah, sang mama mencoba mengarahkan Aulia di dunia atlet. Dia diikutkan untuk aktif voli.
Namun gadis 19 tahun ini merasa kurang cocok. “Namanya kurang cocok, jadi sering bolos,” akunya dengan malu.
Ternyata, Aulia punya ketertarikan di dunia modeling. Karena itu, sang mama pun mengikutkannya di agensi model. Agar dia menekuni hal yang dia minati.
“Awalnya karena suka gaya-gaya gitu. Suka foto. Sama mama diarahkan ke modeling,” jelas alumnus SMAN 1 Gurah.
Dari situlah dia konsen di dunia model. Aulia mulai fokus untuk mengasah skillnya di dunia modeling. Memang tidak mudah, apalagi Aulia dasarannya anak yang pemalu.
“Dari situ belajar tampil di depan orang. Belajar menghadapi orang. Belajar terlihat anggun. Dan ternyata seru,” terangnya. Dari situlah keprcayaan dirinya semakin terpupuk.
Berbagai ajang model dia ikuti. Menang-kalah juga jadi makanan sehari-harinya. “Yang terpenting adalah mendapatkan banyak pengalaman,” jelasnya.
Aulia tidak mudah berpuas diri. Dia pun mencoba tingkatan yang lebih tinggi gadis asal Tiru Lor, Gurah ini nekat terjun ke dunia pageant.
Yang jadi loncatan pertamanya adalah Putra-Putri Batik Kabupaten Kediri 2024. Awalnya dia pesimistis.
Karena, pengalamannya hanya sebatas di dunia modeling. Apalagi, kontestan lainnya juga banyak pengalaman yang lebih banyak.
Namun, setelah membulatkan tekad, akhirnya Aulia kembali percaya diri. Walau tidak menjadi juara utama, Aulia berhasil meraih top 5th.
Di sana, dia mendapatkan dua atribut. Busana Terbaik 1 Putri Batik Kabupaten Kediri. Lalu, Best motif 1 Putri Batik Kabupaten Kediri.
“Ke depan aku ingin terus mengasah kemampuan. Dan ingin ikut berbagai ajang lain,” tandasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita