Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sosok Dosen Muda Fakultas Hukum Universitas Kadiri dan Ketua DPC Federasi Advokat Republik Indonesia Kediri Divi Kusumaningrum, SH., MH.

Mahisa Ayu • Senin, 16 Juni 2025 | 18:47 WIB

Photo
Photo
JP Radar Kediri - Sebagai alumni fakultas hukum Universitas Kadiri, Divi menapaki karier akademiknya dengan penuh semangat. Hingga akhirnya ia kembali ke almamater tercinta sebagai dosen fakultas hukum. Capaian ini lantas menjadi motivasi kuat bagi mahasiswa Unik.

Dosen muda yang menjadi contoh nyata bahwa lulusan kampus swasta pun bisa bersaing menggapai mimpi. Tak hanya mengabdikan diri di kampus kuning. Divi juga terus memompa mental kompetitif mahasiswa yang ia didik agar tak minder bersaing dengan lulusan universitas negeri.

Di awal karirnya sebagai dosen Unik, perempuan kelahiran 1991 itu langsung mengambil langkah maju. Yakni dengan membuat wadah kreatifitas untuk menumbuhkan skill mahasiswanya. Ia bersama kolega dosen hukum lainnya menjadi inisiator tiga unit kegiatan mahasiswa (UKM) fakultas hukum. Yaitu UKM moot court atau kegiatan simulasi persidangan, karya tulis ilmiah dan debat hukum.

Tujuannya untuk membentuk nalar kritis. Serta membuka cakrawala lebih luas seputar dunia hukum yang tak hanya teoritik. Namun juga aplikatif. Selain itu, UKM tersebut juga melahirkan banyak mahasiswa berprestasi yang mampu bersaing di ajang kompetisi nasional.

Hasilnya, mahasiwa hukum Unik kini mampu bersaing dengan mahasiswa kampus negeri favorit. “Terakhir kami berhasil juara 3 lomba debat hukum yang digelar di Kalimantan,” ujarnya.

Nalar kritis dan kepribadian kompetitif Divi tak lepas dari peran sang ayah. Sejak kecil, Divi selalu mendapat bimbingan khusus di rumah. Salah satunya adalah selalu diajak diskusi dalam memecahkan setiap masalah yang ada di pemberitaan. Sang ayah di setiap kesempatan mengajak Divi menonton berita di stasiun televisi. Mengurangi tontonan hiburan dan serial kartun. “Itu yang ayah saya lakukan sejak saya kecil,” kenangnya bernostalgia.

Setiap mengajar, Divi selalu menyelipkan semangat kompetisi sehat dan keberanian untuk bersaing. Baginya, yang membedakan bukan status kampus. Melainkan semangat belajar dan keinginan untuk terus berkembang. “Justru ini kesempatan untuk membuktikan bahwa kita bisa lebih unggul karena punya semangat lebih besar untuk belajar dan beradaptasi,” ujar putri dari Hariadi SH ini.

Divi juga dikenal dekat dengan mahasiswa. Ia tak hanya hadir di ruang kelas. Tapi juga aktif membimbing kegiatan kemahasiswaan, pelatihan, hingga lomba-lomba. Tak hanya itu, dosen yang kini sedang menempuh pendidikan doktor hukum di Universitas 17 Agustus Surabaya itu juga aktif menjadi pembimbing di UKM moot court.

Bersamanya, mahasiswa kerap diajak untuk melihat dan mempraktikan sidang. “Mereka sangat bersemangat, apalagi jika kasus yang disidangkan menarik dan viral,” jelasnya.

Selain akademik, Divi pun aktif dalam penelitian dan keorganisasian. Kini, dia berstatus sebagai Ketua Federasi Advokat Republik Indonesia. Selama berorganisasi, dia mengabdikan diri untuk menyelesaikan kasus hukum yang sifatnya suka rela. Organisasi dengan moto profesional dan religius ini digerakkan oleh Divi untuk kepentingan kemanusiaan.

Karir dosennya dimulai dari dosen Sekolah Tinggi Teknik Cahaya Surya Kediri. Kemudian mengajar di Univeritas Islam Kadiri pada 2018. Dan kembali mengajar hukum di Unik pada tahun 2021. Perjalanan akademik Divi dimulai dengan kuliah hukum S1 dan S2 di Unik Kediri.

Divi adalah simbol harapan dan pembuktian. Bahwa kuliah di kampus swasta bukan penghalang untuk meraih kesuksesan. Melalui dedikasi dan semangatnya, ia mengajak mahasiswa untuk berani bermimpi besar. Lalu menunjukkan kualitas terbaiknya di mana pun berada.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kediri #sosok inspiratif #Universitas Kadiri #unik