Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kisah Ignatius Eko dan Bambang Setiawan, Owner BPR Hamindo Natamakmur, Kembalikan Era Kejayaan dari Ambang Kebangkrutan

Mahisa Ayu • Rabu, 14 Mei 2025 | 11:15 WIB
Photo
Photo

Di tengah tantangan industri perbankan yang semakin kompleks, kisah kebangkitan BPR Hamindo Natamakmur menjadi sorotan.

Bank Perkreditan Rakyat yang sempat berada di ujung tanduk di kurun tahun 2014-2020 itu, kini kembali bangkit.

Tak hanya bangkit dari ambang kebangkrutan. BPR Hamindo Natamakmur juga berhasil berkembang.

Itu berkat tangan dingin dua figur penting di balik layar. Mereka adalah Ignatius Eko dan Bambang Setiawan.

Keduanya bukan hanya sekadar pemilik. Tetapi juga aktor utama dalam restrukturisasi dan transformasi besar-besaran.

Setidaknya, sejak beberapa tahun terakhir. Ketika BPR Hamindo dalam kondisi nyaris kolaps, keduanya berani menyuntikkan modal. Bahkan, memutuskan untuk turun langsung. Mengambil alih kendali manajemen dan menyusun ulang strategi perusahaan.

“Saat itu kondisi sangat tidak sehat, ibarat penyakit sudah kronis. Kredit macet tinggi, kepercayaan nasabah mulai hilang, dan internal pun belum solid,” ungkap Ignatius Eko dan Bambang Setiawan saat diwawancarai koran ini di momen perayaan HUT Ke-30 Tahun BPR Hamindo Pare.

Namun, mereka justru merasa tertantang. Tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai hambatan.

“Kami percaya, selama ada kemauan, doa dan strategi yang tepat, BPR ini bisa diselamatkan,” lanjutnya.

Langkah pertama yang mereka lakukan adalah membenahi akar masalah. Melakukan audit menyeluruh.

Mulai dari restrukturisasi, membereskan kredit bermasalah, dan memperkuat struktur organisasi.

Tak hanya fokus menata internal, keduanya juga nekad berinvestasi miliaran rupiah untuk menutup kerugian. Itu dilakukan demi menyelamatkan perusahaan dan karyawan dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Bertahap kami tata kembali perusahaan. Dukungan karyawan dan nasabah setia kami menjadi energi kami untuk yakin dan bangkit,” tegasnya.

Keberhasilan BPR Hamindo saat ini tak lepas dari keberanian mengambil risiko dan komitmen terhadap integritas. “Kami tidak hanya ingin menyelamatkan. Tapi membawa BPR Hamindo jadi lebih maju, modern dan berdaya saing,” ujarnya.

Kini, BPR Hamindo berhasil mencatatkan pertumbuhan aset yang baik. Memperluas jangkauan pelayanan hingga ke wilayah-wilayah baru. Bahkan, meraih kembali kepercayaan kembali nasabah dan regulator.

Kisah sukses Ignatius Eko dan Bambang Setiawan dalam menyelamatkan BPR Hamindo menjadi legacy penting.

Bukti bahwa kepemimpinan yang berani dan berpandangan jauh ke depan mampu membawa perubahan besar. Dari hampir bangkrut, kini BPR Hamindo berdiri kokoh sebagai salah satu BPR yang diperhitungkan di Kabupaten Kediri.

“Selain aset yang terus meningkat, kami ke depan akan membuka cabang koperasi di Kecamatan Kepung. Target kami adalah mengembalikan kejayaan BPR Hamindo seperti tahun 1990-an,” tandasnya.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #sosok inspiratif #BPR Hamindo