Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ilham Zamzami, Pesepak Bola Amputasi Kediri yang Ikut Asian Amputee Football Championship 2024

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 14 Mei 2025 | 07:20 WIB
: Ilham Zamzami, pesepak bola amputasi Kediri yang tampil bersinar di Asian Amputee Football Championship 2024
: Ilham Zamzami, pesepak bola amputasi Kediri yang tampil bersinar di Asian Amputee Football Championship 2024

Kondisi fisik yang punya keterbatasan bukan halangan baginya berprestasi. Perundungan yang kerap dia terima juga tak menyurutkan semangat. Justru jadi pelecut semangat, hingga tampil bagus di ajang Asian Amputee Football Championship 2024.

ASAD M. S., Kabupaten JP Radar Kediri

Remaja itu keluar dari rumahnya, di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu. Berjalan sedikit tertatih.

Wajahnya ceria. Menunjukkan antusiasme tinggi menceritakan perjalanannya sebagai pesepak bola amputasi.

Ya, laki-laki bernama lengkap Ilham Zamzami tersebut memiliki kondisi fisik yang tak sempurna. Paha kirinya tersambung dengan kaki palsu. Dia memang terlahir tanpa kaki kiri.

Walau demikian, hal itu tidak membuatnya minder. Sebaliknya, Ilham mampu meraih berbagai prestasi. Seiring dengan pilihannya menjadi atlet sepak bola amputasi.

Laki-laki kelahiran 2005 itu bercerita, saat di bangku SD dia kerap mengalami perundungan. Pemicunya adalah kondisi fisiknya yang seperti itu.

"Namanya anak-anak, saat SD ya gitu (sering di-bully, Red)," kenang putra dari pasangan Wahyu Aprilianto dan Umiyati itu.

Walau demikian, hal itu tidak membuatnya bersedih hati. Apalagi kedua orang tuanya selalu memberi dukungan penuh. Terus membesarkan hatinya.

"Orang tua pernah ngomong, walaupun fisik seperti ini, jangan sampai membuatmu minder," ucapnya, mengulang perkataan orang tuanya.

Sikap kedua orang tuanya itu yang membuatnya terus kuat. Walaupun sering dibully, justru meningkatkan semangatnya. Untuk membuktikan, walaupun kondisi keterbatasan, Ilham bisa mempunyai banyak prestasi.

"Walaupun aku keterbatasan, harus menyamai yang normal. Bahkan harus lebih melampaui," tekadnya.

Menariknya, walau punya keterbatasan di kaki, Ilham justru suka bermain bola sejak kecil. Dengan memakai kaki palsu. Aksinya tidak kalah lihai bila dibanding dengan teman-temannya yang normal.

Hobi itu memunculkan tekad menjadi atlet sepak bola. Saat bersekolah di MAN 4 Kediri, dia mengutarakan keinginannya itu kepada sang ayah. Untuk bisa tergabung dalam tim sepak bola amputasi.

Pada 2022, dia bergabung dengan Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya (Persas). Walaupun sudah terbiasa bermain sepak bola, namun latihan dalam tim itu bukanlah hal yang mudah. Sebab, kali ini dia tak boleh menggunakan kaki palsu.

Melainkan menggunakan tongkat elbow, tongkat untuk bantu jalan yang memiliki tumpuan di bagian siku. Dia pun butuh adaptasi.

"Kalau pakai kaki palsu sudah terbiasa. Tapi kalau pakai tongkat masih hal baru. Jadi harus latihan dulu untuk pembiasaan,” kenangnya.

Agar cepat terbiasa, sehari-hari dia sering melepas kaki palsu. Berganti menggunakan tongkat elbow. Termasuk ketika bersekolah.

Setelah berlatih beberapa bulan, akhirnya dia berhasi menguasai kemampuan sepak bola dengan tongkat elbow-nya. Setelah berbulan-bulan berlatih, akhirnya dia merasakan turnamen untuk pertama kali. Yakni dalam ajang Piala Menpora pada 2023. Menjadi runner up.

Ilham kemudian menunjukkan beberapa medali yang terpajang di pigura. Hasil dari mengikuti beberapa turnamen lain setelah itu. Matanya berbinar ketika memperlihatkan keberhasilannya tersebut.

Setelah itu, dia terpilih masuk dalam tim Sepak bola Amputasi U-23. Mewakili Indonesia dalam  Challenge Cup Amputee Football 2023 di Malaysia. Sukses membawa medali emas.

Berikutnya, Ferbuari lalu, bersama timnas senior, Ilham mewakili Indonesia dalam Asian Amputee Football Championship 2024 di Bangladesh. Hasilnya, medali perak bisa dibawa pulang.

"Tentu sebuah kebanggaan. Karena perjuangan saya akhirnya bisa membuahkan hasil. Dari sini saya juga membuktikan bahwa kondisi seperti ini bukanlah penghalang," jelas laki-laki yang juga atlet para atletik Kabupaten Kediri itu.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#sosok inspiratif #Sepak Bola Amputasi #radar kediri terkini