Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Shandya Putri Aftaluna, Atlet Senam Aerobik asal Kota Kediri yang Bermimpi Ikuti Jejak Riri Kitazume

Ayu Ismawati • Minggu, 20 April 2025 | 12:10 WIB
BERPRESTASI: Shandya Putri Aftaluna menunjukkan medali dan piagam sebagai jawara atlet aerobik.
BERPRESTASI: Shandya Putri Aftaluna menunjukkan medali dan piagam sebagai jawara atlet aerobik.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Shandya Putri Aftaluna bisa menjadi contoh generasi muda masa kini. Di usianya yang masih 16 tahun, dia sudah banyak menorehkan prestasi sebagai atlet aerobik. Tahun ini, remaja asal Kelurahan Bandarlor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu akan tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025.   

Luna selalu menghabiskan waktu luangnya untuk berlatih. Dia percaya setiap proses tidak akan menghianati hasil. Semua dilakukan demi mengejar impiannya menjadi atlet gymnastik dunia layaknya Riri Kitazume, atlet yang menjadi idolanya. 

Seperti Sabtu kemarin (19/4), saat remaja seusianya mulai menikmati akhir pekan dengan bersantai ke kafe dan mal. Dia justru memanfaatkan waktu tersebut untuk berlatih di area jogging GOR Jayabaya. Di sana lah tempat Luna menghabiskan waktunya untuk berlatih senam.

Maklum saja, kurang dari dua bulan lagi, dia akan tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Event olahraga yang akan berlangsung di Malang Raya itu sudah harus dipersiapkan jauh-jauh hari. “Setiap hari latihan terus selain Minggu. Kalau Minggu libur,” ujar siswa yang kini duduk di SMAN 7 Kota Kediri itu. 

Baginya latihan harus dilakukan terus-menerus setiap hari. Tidak hanya dilakukan saat ada perlombaan saja. Bahkan aktivitas itu konsisten dilakukan sejak delapan tahun lalu. Atau, sejak dia duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar (SD). 

“Awalnya dulu ritmik aerobik. Kayaknya mungkin nggak cocok, akhirnya dipindah di sini (aerobik gimnastik, Red). Saat itu masih kaku karena ritmik itu butuh keluwesan,” beber alumni SDN Bandarlor 3 itu. 

Dia mengatakan, guru olahraga di sekolahnya lah yang memperkenalkan bocah 8 tahun itu dengan senam. Keputusannya menggeluti senam aerobik itu awalnya hanya karena rasa tertarik saja. Namun lama-kelamaan, dia mampu menorehkan prestasi dan telah mengumpulkan banyak medali dari perlombaan senam. 

Medali emas pertama yang dia dapatkan saat masih berusia 8 tahun. Itu menjadi amunisinya untuk terus semangat berlatih. “Sekarang tujuannya untuk mengejar jadi polisi,” tandas Luna, yang bercita-cita ingin menjadi polisi wanita (polwan) itu.

Karena itu, dia harus berlatih setiap hari apalagi di usianya yang masih anak-anak tentu tak selalu berjalan lancar. Alumnus SMP Negeri 4 Kediri itu mengatakan, pernah beberapa kali mogok latihan. Alasannya, karena bosan dengan rutinitas yang hampir setiap hari dia jalani itu. Hampir setiap hari, dia harus rutin berlatih selama 3 – 4 jam.

“Kalau waktu tanggal merah atau Sabtu gini kan sekolah libur. Latihannya biasanya pagi sampai sore,” ungkapnya.

Belum lagi, dia sempat mengalami cedera di lututnya pada 2022 lalu. Cedera itu dia dapatkan ketika berlatih. Meski masih diperbolehkan mengikuti senam, namun dia harus lebih berhati-hati dan menggunakan pakaian khusus seperti knee support agar cedera di lututnya tidak semakin parah.

“Cederanya itu karena jatuhnya enggak pas,” ujarnya. Semua rasa sakit itu tidak membuatnya berhenti berlatih. Justru menjadi pelecutnya merajut asa. Mimpinya yang besar telah menguatkannya. Anak sulung dari pasangan Prayitno dan Tri Yulianti itu mengatakan, bisa bermain di level perlombaan yang lebih tinggi menjadi impiannya. Termasuk agar dia bisa meraih kesuksesan seperti tokoh idolanya, Riri Kitazume. 

Riri Kitazume dan rekannya, Saito Mizuki, merupakan pesenam aerobik asal Jepang yang berhasil menorehkan banyak prestasi di kancah gimnastik dunia. “Saya ingin mengikuti jejaknya (Kitazume, Red),” pungkasnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : rekian
#jepang #senam aerobik #atlet #kota kediri #Riri Kitazume