JP Radar Kediri – Sebelum menjadi Peminpin Cabang (Pincab) BNI 46 Kediri, Martine Ratna Puspitaningrum Sumantri memulai kariernya dari bawah.
Nina -sapaan akrabnya- mulai bergabung di BNI 46 Ponorogo pada 2002. Saat itu, perempuan asli Ngawi ini bertugas sebagai front liner.
“Tugasnya menerima komplain,” kata Nina.
Selama bekerja di bagian front liner, Nina mengaku, sering menghadapi orang bermacam karakter ketika mereka komplain. Bahkan, pernah suatu ketika ada yang sampai mengumpat.
Apakah Nina ikut marah? Dia mengakui punya trik menghadapi orang yang marah-marah.
“Caranya membiarkan orangnya tetap ngomong dan kita harus mau mendengarkan. Jangan dilawan,” ujarnya.
Menurutnya, sangat wajar mereka marah ketika belum memahami layanan dari perusahaan. Karena itu, sering kali terjadi kesalahpahaman.
“Setelah itu, baru kita jelaskan dengan baik,” ungkap lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya (UB) Malang ini.
Dari pengalaman tersebut, Nina banyak belajar menjadi pegawai yang baik. Termasuk ketika saat ini sudah menjadi pimpinan cabang.
Dia mengatakan, berusaha merangkul pegawainya untuk bekerja lebih baik. Sebagai pemimpin, Nina memiliki tagline.
“Mari kita bekerja sama dengan sama sama bekerja,” ucapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah