Irene Kharisma Sukandar adalah pecatur wanita pertama asal Indonesia yang menjadicperingkat 9 dunia setelah melewati kejuaraan catur cepat FIDE yang berlangsung di New York, Amerika.
Nama Irene Kharisma Sukandar semakin populer dibahas di dunia internasional khususnya dalam pertandingan catur. Wanita berumur 33 tahun asal Indonesia terebut telah mecatat rekor sebagai wanita Indonesia pertama yang menduduki peringkat 10 besar pemain catur terbaik, tepatnya peringkat 9 dunia.
Irene telah berhasil meraih total 7,5 poin dari 11 babak. Hal ini meningkatkan ratingnya sebesar 21 poin dengan performa yang sangat mengesankan, yaitu 2.494.
Irene menyatakan perjuangan tersebut tidak mudah karena melawan pecatur hebat dari berbagai negara. Ia menunjukkan dedikasi dalam permainan catur dan menghasilkan peringkat 9 dalam dunia catur internasional.
Awal Mula Karir Irene Sukandar
Irene Sukandar lahir pada 7 April 1992 dan ia telah menunjukkan ketertarikan dan bakatnya sejak usia muda. Ketertarikan akan catur bermula saat ia melihat ayahnya mengajari cara bermain catur pada kakaknya. Ia kemudain mencoba bermain catur dan terampil dalam permainan tersebut.
Menyadari bakat putrinya, ayahnya mendaftarkan Irene pada Sekolah cCatur Uut Adionto saat Irene burusia 7 tahun. Irene kemudian konsisten untuk belajar catur dari senin sampai jumat selama 3 sampai 4 jam.
Usaha Irene tidak sia-sia, ia mendapatkan prestasi catur sejak bangku sekolah dasar. Tak hanya itu, saat Irene berumur 11 tahun, ia telah mengahrumkan nama Indonesia dengan mendapatkan medali perak dalam kejuaraan catur SEA Games di Vietnam tahun 2001.
Menjadi Grand Master Wanita pertama Indonesia
Seiring Irene dewasa, kemampuan dan prestasinya dalam bidang catur semakin meningkat. Ketika Irene masih di sekolah menengah pertama, ia berhasil mendapatkan gelar Master dari Federasi Catur Dunia (FIDE).
Saat berusia 16 tahun, Irene dinyatakan sebagai salah satu pecatur terbaik dunia dan berhasil mendapatkan gelar Grand Master Wanita (WGM) pada tahun 2008.
Irene juga mendapatkan gelar Internasional Master (IM) yang merupakan pencapaian luar biasa dan jurang didapatkan oleh pecatur Wanita. Irene juga aktif menyumbangkan medali perak sebagai tim nasional Indonesia dalam olimpiade catur.
Tantangan dan Perjuangan dengan Dana Pribadi
Walaupun Irene talahmendapatkan banyak prestasi dalam bidang catur, pencapaian tersebut bukanlah hal yang mudah. Tidak seperti atlet dari negara lain yang mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, Irene harus berjuang mengikuti kejuaraan dunia menggunakan uang pribadinya sendiri.
Meskipun begitu, Irene tetap menunjukkan dedikasinya dalam mengikuti kejuaraan dan turnamen catur di kancah internasional. Ia bahkan dengan bangga membawa nama Indonesia ketika menang dalam suatu kejuaraan internasional.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang dari Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira