Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Sosok Kasat Intelkam Polres Kediri Kota, Jadi Polisi karena Kena Tilang

Novanda Nirwana • Sabtu, 21 Desember 2024 | 04:16 WIB
SOSOK: Iptu Heryda Setya Mark Wembo, Kasat Intel Polres Kediri Kota asal Jombang.
SOSOK: Iptu Heryda Setya Mark Wembo, Kasat Intel Polres Kediri Kota asal Jombang.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Iptu Heryda Setya Mark Wembo punya cerita unik di balik seragamnya. Sejak kecil, dia tidak pernah bercita-cita menjadi seorang polisi. Wembo -sapaan akrab Setya Mark Wembo, bercita-cita menjadi pengacara atau duta besar. 

Menurutnya, dengan menjadi dubes dan pengacara bisa tampil keren di televisi. Namun semua cita-citanya itu berubah ketika masih berseragam putih abu-abu itu, Wembo kena tilang polisi.

Itu pertama kalinya dia kena tilang dan langsung menggeser cita-cita dari pengacara atau dubes menjadi seorang polisi. “Pas ditilang dan masuk pos polisi, saya lihat, oh begini kalau jadi polisi,” kenangnya. 

Sejak saat itulah, Wembo penasaran dengan seluk beluk polisi. Khususnya polisi sering menilang di jalan raya. “Dulu itu bertanya-tanya, kenapa polisi sering nilang? Oh ternyata kitanya yang salah,” beber Wembo.

Wembo mengakui kesalahannya. Dia mengatakan, tindakannya itu dilakukan karena masih masuk kategori kenakalan remaja. “Namanya anak SMA, kalau ngelanggar aturan pasti ada rasa bangga,” tawanya sambil mengingatkan jika tindakannya tidak boleh ditiru.

Ketika lulus SMA, dia melihat teman-temannya mendaftar polisi. Saat itu, Wembo juga ikut mendaftar. Nasib tampaknya berpihak kepadanya. Wembo dan temannya lolos menjadi polisi.

Dia diterima sebagai anggota Polri pada 2004. Saat itu, dia langsung ditempatkan di unit Intelkam Polda Jatim. Wembo ditempatkan di Intelkam selama 20 tahun. Penempatan yang lama membuat pengalamannya semakin matang. Terutama untuk mengatasi masalah. 

Sehingga ketika dipercaya menjabat sebagai Kasat Intelkam Polres Kediri Kota, dia sudah sepenuhnya siap. Karena, pekerjaan itu bukanlah hal baru baginya.

“Yang membedakan mungkin wilayahnya saja,” ucap pria asal Jombang itu. 

Yang membuatnya bahagia, mendapat tugas di Kediri membuatnya lebih dekat dengan keluarga. Setiap satu bulan sekali, dia selalu menyempatkan pulang ke kampung halamannya di Jombang. 

Ketika memiliki waktu luang, perwira polisi 40 tahun itu lebih memilih bersepeda. Meski hanya sekadar berkeliling rumahnya di Pesantren atau hanya berkeliling Kota. “Yang penting bisa berolahraga,” beber perwira yang menyelesaikan sekolah pelatihan khusus alsus intelijen di London selama tiga bulan tersebut.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Heryda Setya Mark Wembo #intelkam #polda jatim #jombang #kota kediri