Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjutak Beri Hadiah Organ Tunggal ke Anak Difabel saat Penutupan TMMD di Kediri

Ayu Ismawati • Jumat, 15 November 2024 | 16:36 WIB
Kenzo Oktara Ka, 12, dan Putri Ausyi Sankari, 14, menerima hadiah organ tunggal dari Danrem 082 Mojokerto Brigjen Heri Rustadi di Makodim 0809 Kediri kemarin.
Kenzo Oktara Ka, 12, dan Putri Ausyi Sankari, 14, menerima hadiah organ tunggal dari Danrem 082 Mojokerto Brigjen Heri Rustadi di Makodim 0809 Kediri kemarin.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Penutupan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada 31 Oktober silam agaknya membekas di benak Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak.

Setidaknya, pemimpin tertinggi matra angkatan darat itu tidak melupakan janjinya pada dua anak difabel yang tampil dalam acara di lapangan Brigif 16 Wirayudha.

Kemarin, dia mengutus Komandan Korem 082 Brigjen Heri Rustadi untuk menyerahkan dua unit organ tunggal kepada mereka.  

Adalah Kenzo Oktara Ka, 12, dan Putri Ausyi Sankari, 14 yang mendapat hadiah organ tunggal dari KSAD. Sedianya hadiah diserahkan langsung oleh Maruli.

Namun, dia tidak bisa kembali ke Kediri karena harus mengikuti agenda Menteri Pertanian.

Heri mengatakan, pemberian hadiah kepada Kenzo dan Putri itu berawal dari pertemuan keduanya dengan Maruli di acara penutupan TMMD ke-122, 31 Oktober lalu.

Saat itu, keduanya tampil bernyanyi di depan tamu undangan.

“Sehingga Bapak KSAD memberikan hadiah masing-masing satu buah keyboard. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk mereka berdua,” ujarnya terkait apresiasi yang diberikan pimpinan tertinggi TNI AD itu.

Hal serupa disampaikan Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Aris Setiawan. Pemberian hadiah itu juga bagian dari bentuk syukur penyelenggaraan TMMD ke-112 di Desa Pagung, Semen, Kabupaten Kediri.

“Semoga nanti bisa bermanfaat dan semoga nanti Dek Kenzo dan Dek Putri bisa meraih cita-citanya,” terangnya.

Sementara itu, Kenzo Oktara Ka, 12, dan Putri Ausyi Sankari, 14, nampak antusias dengan pemberian hadiah itu.

Apalagi, Kenzo dan Putri memang memiliki hobi yang sama di bidang musik. Khususnya di seni musik vokal.

“Saat itu kami diundang di penutupan TMMD di Lapangan Brigif, kita ketemu Bapak KSAD. Setelah itu Kenzo dan Putri ditanya keinginannya apa. Dan anak-anak berdua pinginnya organ,” terang Khoirul Huda, ayah Kenzo.

Meski memiliki keterbatasan pada penglihatannya, namun bocah 12 tahun itu justru memiliki segudang prestasi. Selain jago bernyanyi, Kenzo juga memiliki bakat berenang dan atletik.

 “Dulu waktu ada FLS2N, Kenzo mewakili Kota Kediri di Provinsi Jawa Timur (lomba vokal, Red). Waktu itu masih otodidak dan pertama kali,” beber Khoirul.

Di luar kompetisi menyanyi, baru-baru ini siswa kelas VI di SLB Nur Khabib itu juga mengikuti perlombaan renang di Peparperda II, di Bangkalan Madura.

Meski Kenzo ingin menggeluti dua bidang itu sekaligus, namun dia memilih tetap mendukung kegemaran dari anak keduanya itu.

“Dia bilang ingin sekali merintis renangnya itu sampai internasional. Saya juga mendukung kalau itu. Soalnya memang dari Jawa Timur masih kekurangan sekali atlet renang tunanetra,” tandasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #Jenderal Maruli Simanjuntak #jawapos #anak difabel #Kepala Staf TNI AD