JP Radar Kediri- Taekwondo dikenal keras dan tegas. Sebagai atlet seni bela diri asal Korea Selatan, Marsha Alycia Rahmadiar Setianto tetap garang di gelanggang.
Penampilannya bisa berubah 180 derajat kala menjadi model. Di panggung, dia tampak anggun dan lembut.
Marsha Alycia Rahmadiar Setianto Atlet Taekwondo yang juga Seorang Model
Seru Jadi Cewek Jago Berantem
Marsha Alycia Rahmadiar Setianto Gadis yang akrab disapa Marsha adalah atlet taekwondo. Sudah puluhan medali diraihnya dari berbagai turnamen. Dari lokal, nasional, hingga internasional.
Semua prestasinya itu tidak didapat secara instan. Marsha ikut latihan bela diri asal Korea Selatan itu sejak belia. Ketika masih bersekolah di SDN Burengan 2, Pesantren, Kota Kediri. Duduk di bangku kelas tiga.“Usia ku saat itu sembilan tahun,” akunya.
Ketika menceritakan memori 11 tahun silam, Marsha kecil rupanya hanya ikut-ikutan. Dia hanya coba-coba karena diminta ibunya. Buah hati pasangan R Irwan Setianto dan Sudhiar Mulyandari masuk klub taekwondo karena citra olahraga ini lekat dengan kata sangar.
“Gak tau seru aja. Cewek jago berantem gitu kan,” ungkap gadis 20 tahun itu sembari tersenyum mengenang masa lalunya. Sejak kerap ikut turnamen pandangannya ikut berubah.
Bahwa semua seni bela diri itu bukan untuk kekerasan. Tetapi untuk melindungi diri.
Dia memulai turnamen pertamanya saat duduk di kelas 4. Saat itu, Marsha ikut Pekan Olahraga Kota pada 2014. Prestasi gemilang langsung diraihnya.
Dia mendapatkan medali emas. Prestasi itu membuatnya semakin cinta pada olahraga asal Korea Selatan itu.
Sejak saat itu, mahasiswa semester 3 Fakultas Hukum Universitas Airlangga ini hampir tidak pernah abstain ikut turnamen. Baginya, kalah menang menjadi hal biasa.
Prestasi kelas internasional yang pernah diraihnya adalah Juara satu The 4th Scotland International Taekwondo Championship, Senior Individual Female Poomsae, dan Senior Individual Pair Poomsae pada 2024.
Kemudian Juara 1 the 2nd Heroes International Taekwondo Championship Thailand, Senior Individual Poomsae 2022.
Juara 1 Myanmar Open International Taekwondo Championship, Senior Individual Poomsae pada 2022, dan masih banyak lainnya. “Total ada 60-70 medali, tidak ingat berapa jumlah pastinya. Mulai dari turnamen lokal, nasional sampai internasional,” akunya.
Segudang prestasi itu tidak membuatnya berpuas diri apalagi sombong. Saat ini dia juga masih menggeluti kick boxing. Dan tengah mempersiapkanikut turnamen juga.
Siapa sangka, gadis dengan berbagai penghargaan bela diri itu piawai di depan kamera. Dia aktif sebagai seorang model. Kecintaannya di dunia modeling juga dimiliki sejak kecil.
“Dulu itu suka ikut lomba model busana, dan sampai sekarang juga suka,” terangnya. Saat ini, banyak tawaran untuknya untuk menjadi seorang model.
Kegemarannya di dunia modeling disalurkan juga di ajang beauty pageant. Alumni SMAN 1 Kota Kediri itu menjadi Duta Pariwisata Jatim 2022, kategori best in social. Dia juga masuk dalam Top 20 Puteri Indonesia Jawa Timur 2024.
Kegiatan yang dia lakukan itu bukan tanpa sebab. Dia ingin mengajak masyarakat, utamanya kaum hawa. Bahwa bela diri itu penting. Untuk melindungi diri.
Kalau bukan diri sendiri, lantas siapa lagi. “Harapannya bisa menekan kasus kekerasan seksual,” harapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah