Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Lebih Jauh Ismirani Saputri, Wanita yang Pimpin OJK Kediri

Emilia Susanti • Kamis, 8 Agustus 2024 | 16:54 WIB

 

TANGGUH: Ismirani Saputri resmi memimpin OJK Kediri sejak bulan Juli lalu.
TANGGUH: Ismirani Saputri resmi memimpin OJK Kediri sejak bulan Juli lalu.

JP Radar Kediri-“Agak shock juga. Hah Kediri? Kan kemarin (jadi) Plt-nya di Malang, kok (sekarang) Kediri?” kenang Ismirani Saputri, menceritakan reaksinya ketika mendapat penugasan menjadi kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri. Tentu, dengan diwarnai canda.

Dan, respon itu memang hanya reaksi sesaat. Sebab, setelah berada di Kediri justru dia seperti bernostalgia. Bertemu kolega-kolega lamanya. Lebih-lebih lagi, ada dukungan penuh dari Pj Wali Kota Kediri Zanariah, serta tokoh masyarakat lain.

“Mereka mengatakan Kota Kediri nyaman ditinggali. Lantaran mendapat predikat kota paling bahagia,” sambungnya.

Ismi-demikian wanita karir ini biasa disapa-bukanlah orang baru di OJK. Bahkan, dia turut menjadi ‘saksi’ lahirnya lembaga pengawas jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank ini. Saat lembaga itu baru dibentuk pada 2015, dia harus menghadapi dua pilihan sulit. Antara berkarir di lembaga baru atau tetap di instansi lamanya, Bank Indonesia.

“Akhirnya terbesitlah kalimat yang sampai sekarang saya ingat bahwa menjadi bagian sejarah, istilahnya lembaga baru ya pada saat itu. Itu sesuatu yang bisa saya ceritakan sampai dengan anak cucu nanti bahwa saya mengawali suatu lembaga negara yang besar. Kami tuh  ada di part of sejarahnya,” kenangnya.

Akhirnya, di awal 2016, dia memulai karir di lembaga ini. Hingga ditunjuk menjadi pelaksana tugas (plt) Kepala OJK Malang selama tujuh bulan. Baru kemudian berlabuh di Kediri saat ini.

Bekerja di OJK, sejatinya, bukanlah impian awalnya. Justru, pekerjaan seperti pramugari yang sempat terlintas di benaknya. Selain itu, Ismi kecil juga pernah berangan-angan jadi dokter. Tapi, karena sulit menghafal istilah latin di pelajaran biologi, dia mengurungkan niatnya itu.

Jalan hidup ternyata mengarahkan ke sesuatu yang tak terduga. Selepas lulus kuliah, dia diterima di PT PAL. Tapi, dia juga mengirimkan lamaran bekerja di Bank Indonesia (BI). Yang akhirnya menjadi pilihannya.

Ismi mengakui, tak mudah bagi perempuan seperti dirinya menjadi pimpinan satu lembaga negara. Ini tak lepas dari banyak peran yang harus dia jalani. Sebagai ibu, istri, sekaligus pemimpin. Untungnya, semua bisa dia padukan sehingga berjalan selaras.

Seperti ketika dia ditunjuk mengepalai OJK Kediri, dia bisa menyelaraskan semua perannya. Memboyong keluarganya ke tempat baru. Meskipun juga tak berjalan mudah di awal.

“(Harus) lihat-lihat area dulu. (Seperti biasa) anak-anak kan? (Mereka bilang) oh ada mall ya Ma, ada bioskop ya? Ada Miniso (nama salah satu toko ritel waralaba, Red) ya? Ya udah ikut, mau,” ucap Ismi, menirukan respon anak-anaknya saat itu.

Bagi Ismi, dia ingin agar semua perannya bisa berjalan beriringan. Ketika bekerja, dia akan berusaha total. Termasuk menghadiri undangan kegiatan yang ada di akhir pekan.

Namun, ada satu prinsip yang dia pegang teguh. Yaitu menyelesaikan setiap pekerjaan di kantor. Setelah di rumah dia akan sepenuhnya menjalankan peran sebagai ibu.

Jalan hidup Ismi ini bisa menjadi cermin bagi generasi muda saat ini, khususnya kaum hawa. Yang bisa memadukan karir dengan keluarga.

“Motivasi untuk anak-anak muda yang sekarang kuliah atau bekerja, diusahakan sebisa mungkin balance. Tak hanya pintar di kuliah, juga harus pandai dalam hal lain,” saran wanita berambut panjang ini.

Karena itu, dia memberi masukan bagi generasi muda. Agar bergaul dengan banyak orang. Mengikuti asosiasi atau komunitas yang membuat melakukan hal-hal positif.

“Karena di dunia kerja, pelajaran di perkuliahan yang dipakai hanya sekian persen,” ingat wanita yang menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga ringan seperti senam ini.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri #OJK #wanita karir #pimpinan #perbankan #pengawas #jawa pos