Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inilah Sosok Vinanda Prameswati, Perempuan Inspiratif Asal Kediri

Ayu Ismawati • Selasa, 18 Juni 2024 | 16:54 WIB
Vinanda Prameswati
Vinanda Prameswati

KEDIRI, JP Radar Kediri - Perempuan kelahiran 1998 itu baru saja menginjak usia 26 tahun ini. Di usia yang masih sangat muda itu, dia sudah banyak dikenal orang. Terutama di Kota Kediri. Meski masih muda, sosoknya sangat menginspirasi. Dia aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. “Prinsip saya, hidup itu harus bermanfaat,” ujar Vinanda dengan mantap.

Alumnus Universitas Brawijaya itu memang dekat dengan kegiatan sosial masyarakat. Dia lebih dulu eksis sebagai Ketua Harian Suket Teki Nusantara. Salah satu organisasi relawan yang bergerak di bidang sosial. Seperti membantu korban terdampak bencana.

Baginya, berkecimpung di dunia kerelawanan telah mengajarinya banyak hal. Dengan menjadi relawan, dia bisa bertemu banyak orang dengan berbagai karakter. Pun, dari beragam latar belakang usia.

“Bagi saya itu seperti pendewasaan diri dengan bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai usia,” lanjutnya.

Layaknya relawan lainnya, bisa berbuat baik dan membantu orang lain menjadi kepuasan tersendiri. Rasa lelah dari padatnya kegiatan itu luruh begitu melihat orang lain bahagia.

“Ikut senang kalau melihat orang lain senang,” tandas dara asal Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren itu.

Di luar itu semua, Vinanda amat gemar travelling. Baginya, traveling tidak hanya sekedar pelesiran cuci mata. Tapi juga jadi sarana belajar dengan keragaman di berbagai daerah. Pun, dengan kondisi pembangunan yang juga beragam di setiap daerah.

“Pernah saya ke Gorontalo, ternyata kondisinya berbeda ya dengan di Jawa. Istilahnya rumah adat masih ada. Dan belum banyak rumah di sana. Kalau malam juga gelap karena masih banyak lahan kosong,” kenangnya.

Ketimpangan itu juga menurutnya nampak dari sisi pendidikan yang tidak se-maju kota-kota lain. Termasuk Kota Kediri. Bahwa dinamika sosial masyarakat di setiap kota dan kabupaten di Indonesia jelas selalu berbeda.

“Lewat traveling, saya jadi tahu bahwa pembangunan belum merata di Indonesia. Dari situ jadi banyak belajar,” tandas anak pertama dari empat bersaudara ini.

Kondisi itu pula yang membuatnya gemar mengunjungi berbagai daerah di luar Jawa. Adat istiadat yang masih banyak terjaga dan potensi wisata yang besar menjadi daya tarik tersendiri baginya untuk dipelajari.

“Ternyata Indonesia itu sangat beragam. Dan tetap ada sisi positif dan negatifnya yang bisa diambil. Misal di sana pendidikannya belum merata, tapi adat istiadatnya ternyata masih kental,” tutur alumnus SMAN 3 Kota Kediri.

Dia mencontohkan, Kota Kediri juga memiliki potensi alam dengan adanya Gunung Klotok. “Tinggal bagaimana caranya mengembangkan. Jadi bagi saya, traveling itu juga untuk belajar seperti itu,” pungkas dara yang kini mulai mencicipi dunia politik itu.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#sosok inspirasi #Vinanda Prameswati #suket teki #kota kediri