Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sosok Jihana Ayu Wijayanti, Food Vlogger untuk Majukan UMKM di Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 10 Juni 2024 | 17:51 WIB
Photo
Photo

JP RADAR KEDIRI-JIHANA Ayu Wijayanti tidak pernah menduga dirinya akan menjadi konten kreator makanan. Perempuan yang kerap disapa Hana itu awalnya tidak punya ketertarikan untuk menjadi food flogger. “Apa sih, makanan kok divideo,” kenang Hana menganggap enteng profesi yang kini digelutinya. Sejak 2018, lulusan Universitas Islam Kadiri (UNISKA) itu mulai menyelami dunia digital sebagai konten kreator. Saat itu, dia masuk kuliah di Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM).

Sebagai anak mahasiswa, Hana melihat potensi pasarnya adalah seputar perempuan. Karena itu, isi kontennya tentang kecantikan, fashion, dan aksesori. Semua berkaitan dengan penampilan kaum hawa.  Konten yang dibuat bukan sekadar untuk fomo. Atau ikut-ikutan tren. Dia menekuninya karena ingin meringankan beban orang tua. Setidaknya, dari kegiatan itu dia bisa menghasilkan uang sendiri. Dan tidak minta-minta ke orang tua. “Dulu fokusnya masih di YouTube,” aku perempuan kelahiran 2000 itu.

Karena kerja kerasnya, namanya mulai dikenal oleh warganet. Banyak produk yang mulai meliriknya. Begitu lulus kuliah, Hana melihat sesuatu berbeda dengan pangsa pasarnya.  Cara pandangnya berubah. Konten makanan yang sempat diremehkan mulai menarik perhatiannya. Apalagi Furqon Awalludin, sang kekasih yang kini menjadi suaminya, adalah Duta Wisata Kabupaten Kediri.

Sebagai duta wisata, sang suami punya tanggung jawab mengangkat nama daerah untuk lebih dikenal publik. Dan Hana memberi dukungan 100 persen kepada pujaan hatinya itu.   Seiring berjalannya waktu, Hana mendapat tawaran untuk menjadi talent di sosial media khusus kulineran. Dia merasa enjoy. Bisa menikmati semuanya dengan baik. Sejak itu, dia tertarik untuk membuat konten tentang makanan.

Karena sering bersama duta wisata, Hana pun merasa terpanggil untuk mengangkat produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).  Hana juga berkomitmen, setiap kegiatannya harus ada misi mengenalkan Kediri lewat produk UMKM. Kuliner Kediri menjadi andalannya karena dianggap belum banyak orang tahu. Semua konten tersebut sejalan dengan suaminya Furqon. Akhirnya, mereka memutuskan untuk menjadi konten kreator di bidang kuliner.  “Kebetulan saat itu konten-konten soal makanan masih belum terlalu banyak,” aku Hana yang mulai menggeluti konten kuliner pada 2023.

 Dia membuat akun konten kuliner khas Kediri yakni @Mbakhana.njajan. Dan akun instagram khusus tentang kulineran Kediri dibuat dengan nama @kediri.foodies. Sang suami menjadi kameramennya. Dan Hana sebagai talentnya. Mereka kompak mencari kuliner yang belum banyak dikenal masyarakat luas. “Cari yang lokasinya memang di dalam, yang sulit terekspos. Tapi yang seperti itu justru yang enak-enak, kurang dikenal masyarakat. Jadi cari hidden gems gitu,” aku cewek berkacamata itu. Dia tidak memungut biaya ke pemilik kuliner. Karena tujuannya untuk mengeksplorasi kuliner Kediri.

Dari usahanya itu, banyak UMKM yang mulai dikenal publik dan ramai di media sosial. Karena akunnya semakin besar dan namanya semakin dikenal. Banyak yang mengajukan endorse.  Selain itu, dia juga direkrut menjadi sosmed manajemen “Jadi saya disuruh pegang sosmednya, terus aku dan suami yang memanajemen konten-kontennya. Jadi selain pegang akun sendiri juga pegang tiga akun kuliner lain,” jelasnya. Kegiatannya itu juga memberi peluang lapangan pekerjaan untuk mengelola sosmed. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri #sosok inspiratif #vloger #perempuan inspiratif #makanan #jawa pos