Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inilah Sosok Innanda Setiana Rohmah, Pebisnis Muda dengan Omzet Belasan Juta

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 3 Juni 2024 | 18:03 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri - Adalah Innanda Setiana Rohmah. Atau cukup panggil saja Innan, seperti dia biasa disapa. Dia usia yang tergolong muda, dia sudah bisa mandiri. Bisnis tanaman hias adalah jalan ninjanya.

Hebatnya, itu semua tidak didapat begitu saja. Dia harus memulai dari bawah. Terlebih, kondisi keluarganya sedang terpuruk. Baik secara ekonomi maupun lainnya. Beruntung, alumni MAN 2 Kota Kediri itu memiliki mental kuat. “Saat itu ekonomi lagi gak stabil,” aku gadis kelahiran 2001 tersebut.

Dia memantapkan niat untuk menjadi sosok yang mandiri. Tidak mau membebani orang tua. Mengingat, dia juga sedang menjalani kuliah. Dia ingin setidaknya bisa mandiri secara finansial.

Alhasil, dia memutar otak untuk mencari ide bisnis. Kebetulan, saat pandemi kemarin sedang tren tanaman hias. Mulanya, Innan hanya iseng bertanya di facebook tentang tanaman yang diberi oleh kerabatnya.

“Awalnya iseng posting untuk nanya nama tanaman itu,” aku anak dari Abdul Wahid In’am dan Chasanah itu.

Ternyata warganet memberikan respon positif. Tidak hanya memberikan jawaban dari pertanyaan Innan. Bahkan tak sedikit yang justru ingin membelinya. “Pembeli pertama langsung dari luar daerah. Dari Sulawesi Utara,” ucap Innan.

Dia pun terus mengasah pengetahuannya di bidang tersebut. Belajar dari nol, dia memanfaatkan platform Youtube. “Kebetulan sepupu juga sudah terjun lebih awal, aku juga belajar dari situ,” aku anak tunggal itu.

Kebetulan di tempat tinggalnya, Kecamatan Ngadiluwih, banyak penjual tanaman. Alhasil, dia tidak memerlukan banyak modal. Cukup dengan mengunggah di internet. Jika ada yang berminat, dia akan mencarikannya.

Di awal bisnisnya itu, pesanan langsung membeludak. Bahkan dia harus meminta bantuan pada teman atau tetangganya. Omzetnya tidak main-main. Innan bisa mengantongi hingga belasan juta rupiah.

Tidak cukup di situ, Innan lalu mencoba melebarkan sayap bisnisnya. Saat semester tujuh, dia mulai merambah ke bisnis buket. Awalnya juga sepele. Banyak teman-temannya yang lulus seminar. Sehingga dia perlu memberi hadiah. Sementara kalau beli harus mengeluarkan banyak biaya. Akhirnya dia membuat sendiri. Terrnyata dari situ banyak juga temannya yang tertarik.

Dari bisnisnya itu, Innan bisa membiayai kuliah secara mandiri. Selain itu, dia juga berhasil mendapat beasiswa-beasiswa. Seperti pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2023. Dia mendapatkan modal untuk membesarkan bisnisnya.

Dengan berbekal bisnisnya itu, dia juga menerima Beasiswa Bank Indonesia 2022-2023. Kemudian juga menjadi penerima Pendanaan Program Mahasiswa Berdesa (Promahadesa) UNEJ 2023.

“Skripsiku juga ambil tema soal bisnis tanaman hias,” aku mahasiswi Manajemen Universitas Negeri Jember itu.

Lantas bagaimana membagi waktu antara kuliah dengan bisnisnya? Dia harus pintar-pintar membagi-bagi waktu. Caranya dengan membuat to do list atau daftar kegiatan yang akan dijalani keesokan harinya.

Walau demikian, Innan juga sempat keteteran. Saat ramai-ramianya pesanan buket, Innan sempat meninggalkan skripsinya. “Di situ dinasihatin dosen. Diingatkan soal tujuan ke Jember untuk kuliah,” akunya diakhiri dengan tertawa.

Dia bercita-cita menjadi seorang pengusaha untuk membuka lapangan kerja. Semakin besar usahanya maka semakin banyak juga tenaga yang dibutuhkan.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

 

 

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kecamatan ngadiluwih #Bisnis Tanaman Hias #omzet #Sosok #pebisnis muda