Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inilah Sosok Adinda Rohadatul, Gadis Asal Plosoklaten Sabet Predikat Kirana Favorit 2022

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 27 Mei 2024 | 21:09 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Adinda Rohadatul ‘Ais. Teman-teman akrabnya sering memanggilnya Dinda. Gadis asal Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten ini tidak punya niat menggeluti beauty pageant.

Bahkan, awalnya dia tidak kenal dengan apa itu Inu Kirana. Dia justru mengenalnya dari sang Ibunda. “Awalnya gak kenal (dengan Inu Kirana). Baru tahu malah dari Ibu. direkomendasi dari guru,” ujar anak pasangan Muh. Mubaidi dan Henni Kusumawati.

Mulanya, dia merasa tidak tertarik. Karena menurutnya itu bukan passion di dunia tersebut. Dinda juga merasa tidak punya skill. Sehingga awalnya dia memutuskan untuk tidak ikut.

Namun dukungan penuh mengalir dari orang-orang terdekat. Termasuk dari keluarganya. Hal itu membuatnya berpikir ulang. Hingga a khirnya dia memutuskan untuk mendaftar dalam ajang bergengsi itu.

“Karena aku pikirpikir ini merupakan yang terakhir kalinya sebelum aku lulus. Dan kalau gak dicoba sekarang, belum tentu nanti ada kesempatan lagi,” akunya.

Karena tidak punya bakat di dunia permodelan, dia sempat merasa ragu. Bahkan, Dinda sempat down dan tidak percaya diri. Terlebih sebelumnya dia lebih aktif di paskibraka. Yang notabane kental akan suasana tegas. Berbeda dengan dunia pageant yang mewajibkannya menjadi anggun.

Sejak di MTsN 2 Kota Kediri, dia aktif sebagai paskibraka. Bahkan saat di MAN 1 Kota, dia ditunjuk menjadi paskibraka Jawa Timur pada 2021 lalu. “Karena hasilnya di situ, jadi merasa insecure bersanding dengan kontestan lain,” aku gadis kelahiran 2004 itu.

Namun, itu tidak lantas membuatnya menyerah. Justru membuat tekadnya semakin kuat. Untuk membuktikan bahwa dia bisa. Lantas dia belajar dunia pageant secara otodidak. Dengan melihat referensi dari Google. Menurutnya, yang paling sulit adalah public speaking. Dinda sendiri mengaku tidak pandai berbicara di depan banyak orang. Sehingga dia harus melatih kemampuan itu. “Untungnya saat MTs pernah ditunjuk jadi model di acara wisuda. Di situ diajari bagaimana jalannya, bagaimana jadi model yang anggun. Jadi tahu-tahu sedikit,” aku gadis 20 tahun itu.

Karena tekat kuatnya itulah yang membuatnya berhasil menjadi bagian dari Inu Kirana. Bahkan dia berhasil menyabet predikat Kirana terfavorit.

Meski sibuk kuliah, dia tetap tidak meninggalkan dunia pageant. Di sela-sela kesibukannya berkuliah di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dinda tetap menyempatkan mengikuti kegiatan Inu Kirana.

“Sekarang memang sibuk dan fokus kuliah. Namun ketika ada panggilan tugas di Inu Kirana, ya berusaha minta dispen kuliah. Namun tetap melihat prioritas,” akunya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#putri #model #kartini #wanita #Juara Favorit #inu kirana