Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Kombespol drg Agung Hadi Wijanarko, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 25 April 2024 | 17:08 WIB
TELITI: Direktur RS Bhayangkara Kombespol drg Agung Hadi Wijanarko mengecek kondisi kamar perawatan. Tiap hari dia rutin mengecek berbagai fasilitas rumah sakit.
TELITI: Direktur RS Bhayangkara Kombespol drg Agung Hadi Wijanarko mengecek kondisi kamar perawatan. Tiap hari dia rutin mengecek berbagai fasilitas rumah sakit.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Langkah Agung Hadi Wijanarko mendadak terhenti. Perwira tinggi polisi berpangkat komisaris besar (kombes) ini kemudian menghampiri seseorang yang terlihat kesulitan mengoperasikan lift. Sang lelaki, yang akhirnya diketahui sebagai salah satu pasien, bergumam,” Kayaknya nggak bisa (berfungsi) ini.”

Agung menyapa sang pasien. Sembari memberitahu bahwa lift sedang dalam perbaikan.

“Ooo, ini memang trouble. Mari ke lift lainnya,” ajak pria yang juga seorang dokter gigi ini. Mengarahkan sang pasien ke lokasi lift kedua yang berjarak 20 meteran.

Bagi Agung, menjadi orang nomor satu di RS Bhayangkara Kediri tak membuatnya selalu berada di belakang meja. Sebaliknya, dia sering berkeliling area rumah sakit. Melakukan pengecekan dan melihat situasi.

“Salah satu fungsinya ya untuk menemukan yang seperti ini (kendala, Red),” jelasnya.

“Masalah itu kan ada saja. Mungkin AC-nya bocor,” sambungnya.

Bagi Agung, dalam dunia kerja, yang terpenting adalah diniatkan untuk ibadah. Kerja yang ikhlas menjadi kunci utama untuk mempertemukan dengan rezeki. Karena itulah, dia juga berusaha mencurahkan waktunya untuk bekerja. Usai salat Subuh dia sempatkan berkeliling rumah sakit. Hanya untuk melihat-lihat kondisi.

Agung sendiri masih sangat baru memimpin RS Bhayangkara Kediri. Baru satu bulan. Sebelumnya, dia tak pernah berpikiran memimpin rumah sakit di Kota Tahu ini. Bahkan, sebelumnya belum pernah menginjakkan kaki di Kediri.

Ketika mendapat tugas ke Kediri, dia sempat tak menyangka bahwa kota yang akan menjadi daerah tugasnya itu seramai ini. Terutama ketika jam-jam berangkat kerja. Seperti ketika karyawan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk berangkat kerja.

“Apa saya jualan nasi di depan aja ya?” candanya, ketika tahu bahwa ribuan karyawan Gudang Garam yang berangkat itu juga menumbuhkan puluhan pedagang kue dan nasi di pinggir jalan.

Terlepas dari itu semua, Agung mengaku sudah menyiapkan diri untuk ditempatkan di mana saja. Seperti sebelumnya, dia yang asli Jawa Tengah ini justru sering ditugaskan di luar Jawa. Hanya sekali dia bertugas di Surabaya.

Sebelum Kediri, pria yang suka pecel ini bertugas di Mamuju, Sulawesi Barat. Namun hanya lima bulan. Namun, selama bekerja dia menunjukkan kesungguhan. Sampai-sampai ketika hendak pindah kapolda setempat sangat merasa kehilangan.

Seperti halnya ketika bertugas di tempat lain, menjadi orang nomor satu di RS Bhayangkara Kediri membuatnya sudah menyusun rencana. Banyak hal yang ingin dia capai. Terutama mengedepankan pelayanan kesehatan yang tidak hanya bagi orang sakit. Juga melayani orang yang ingin menjaga kesehatan.

“Konsepnya bukan mengobati orang sakit, tetapi kami juga menjaga orang supaya tidak sakit,” ujarnya, menjelaskan keinginannya itu.

Tak hanya itu, dia juga berangan-angan pelayanan kesehatan di Kota Kediri memiliki teknologi metaverse. Yang menggabungkan unsur realitas dan virtual. Contohnya, orang yang ingin fisioterapi tidak harus datang ke rumah sakit. Hanya cukup menggunakan perangkat atau headset virtual reality (VR) sudah bisa melakukan.

Yang pasti, pria yang rutin jogging dan nge-gym ini ingin mengubah kultur kerja yang terlena dalam kondisi nyaman. Sebab, dengan terlena akan sulit maju. Karena sudah puas dengan yang telah dicapai.

“Padahal perkembangan zaman itu cepat sekali. Kalau kita standarnya di situ-situ saja akan kalah dengan yang lain,” tandas penyuka kuliner soto ayam kampung ini.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#polri #Kepala RS #rs bhayangkara #polisi #bhayangkar fc #kota kediri