KEDIRI, JP Radar Kediri- Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Pepatah itu sepertinya cocok untuk menggambarkan hubungan Kapolsek Tarokan Iptu Totok Nurwindarto dan kedua anaknya. Yaitu Widarta Nur Hidayat dan Kirani Asna Nurhidayati.
Pasalnya, hobi tenis yang digeluti oleh Totok ini mampu membawa dua dari tiga anaknya menjadi atlit. Bahkan prestasinya terbilang membanggakan. Keduanya berhasil membawa medali perunggu di kejuaraan Porprov tahun lalu. “Anak saya ikut Porprov mewakili Kota Kediri,” terangnya.
Prestasi yang berhasil diraih oleh Widarta dan Kirani ini tak lepas dari peran Totok. Ternyata, perwira dengan pangkat dua balok emas di pundak itu mengaku sudah mengenalkan tenis sejak lama. Yakni mulai dari TK. Bahkan, dirinya rela menyewa pelatih.
“Jadi harus diwariskan ke anak,” jelasnya pria yang tinggal di Kecamatan Mojoroto ini.
Berbeda dengan sang anak, Totok hanya menjadikan olahraga tenis sebagai hobi. Dia tidak pernah mengikuti kompetisi apapun. “Nggak pernah ikut-ikut begituan (kompetisi, red),” kenangnya.
Meski saat ini dia sibuk menjalankan jabatan barunya, Totok selalu menyempatkan bermain tenis. Setidaknya, dia bisa bermain minimal satu kali dalam seminggu.
“Dulu pas masih bertugas di kota ya hampir setiap sore. Kalau sekarang ya pas senggang aja,” lanjutnya.
Selain menjadikan tenis sebagai hobi, tujuan lainnya adalah menjaga stamina tubuh. Sementara, Totok sendiri lebih sering bermain tenis dengan teman-temannya ketimbang dengan sang anak yang sudah menjadi atlit profesional.
“Anak kan punya pelatih sendiri. Lawan saya juga gak imbang,” candanya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah