KEDIRI, JP Radar Kediri- Menjadi polisi bukan cita-citanya sejak kecil. Pun terpikir menjadi bagian dari Korps Bhayangkara. Bahkan, bisa berada di posisinya sekarang sebagai seorang kapolsek.
Iptu Djuri Winarto terlahir dari keluarga yang sederhana. Orang tuanya seorang petani. Hidup sederhana sudah menjadi kebiasaannya sejak kecil. “Orang tua seorang petani, jadi ya hanya sekedar cukup,” terang pria kelahiran Madiun ini.
Setelah lulus dari bangku SMA, tidak ada bayangan di benaknya untuk menjadi seorang polisi. Dalam pikirannya hanya ingin segera mendapat pekerjaan agar tidak menyusahkan orang tua. Bahkan, bisa membantu orang tuanya melalui gaji yang didapatkan.
“Keinginan awal hanyalah cepat bekerja, agar tidak menyusahkan orang tua. Karena bisa cari dan mendapatkan uang sendiri,” terang pria kelahiran 1970 itu.
Kebetulan ada pendaftaran anggota polri kala itu. Djuri pun membulatkan tekadnya untuk mengikuti itu. Dalam sekali coba itu, dia berhasil lolos. Dalam berbagai tes dia berhasil. Karena memang Djuri hobi berolahraga, mengikuti tes fisik pun bukan perkara yang sulit baginya.
Dengan demikian, dia juga bisa membuktikan statemen orang-orang yang menganggap daftar polisi harus pakai uang. “Sama sekali gak bayar, murni ujian,” terangnya.
Dia berpesan. Tidak perlu pesimistis bahwa menjadi seorang polisi harus dari keluarga yang kaya atau yang punya kenalan orang dalam. Yang terpenting adalah usaha yang maksimal. “Jadi persiapan dahulu. Seperti fisik, belajar yang tekun, mental juga dipersiapkan,” jelasnya.
Djuri merupakan perwira yang kenyang akan pengalaman. Sebelumnya, Djuri pernah menjadi Kaurmin Reskrim Polres Kediri. Pada 2021 bapak tiga anak itu menjadi Kanit Reskrim Polsek Puncu. Lalu, pada 2022 hingga 2023 dia menjadi Wakapolsek Kandangan. Kini dia menjadi Kapolsek Papar.
“Jangan takut atau minder. Bagaimanapun latar belakang orang tua ataupun kondisimu bukan penghalang. Buktikan walaupun hanya seorang petani juga bisa menjadi polisi dan menggapai mimpi,” pesannya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah