Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cinta Kediri karena Kampung Inggris Pare, Inilah Sosok Cacun Havana

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 13 November 2023 | 18:12 WIB
Photo
Photo

Keputusan Cacun Havana belajar di Kampung Inggris, Pare berhasil membuka banyak peluang. Berbagai prestasi menarik sukses ditorehkannya.

Kecintaanya dengan Kediri bermula dari Kampung Inggris, Pare. Gadis cantik asal Semarang ini merasa Kampung Inggris seperti miniatur Indonesia. Dia bisa bertemu dengan orang dari berbagai daerah. Tidak hanya mendapat ilmu. Pengalamannya itu juga berhasil mengantarkan Cacun menjadi Duta Lingkungan Jawa Timur 2022.

Perjalanan Cacun Havana bermula dari mimpi kecilnya. Saat duduk di bangku SMA, dia terobsesi melanjutkan study di luar negeri. “Punya keinginan untuk merasakan vibes belajar di luar negeri,” aku perempuan yang karib disapa Cacun tersebut.

Dia sadar, mimpinya itu tidak mudah diraih. Banyak tantangan yang harus ditaklukkan. Terlebih, Cacun merasa dirinya kurang mahir berbahasa Inggris. Seakan diberkati semesta, dia mendapat beasiswa kursus di Kampung Inggris, Pare.

Tak berpikir panjang lagi. Alumnus MA Ali Maksum Jogjakarta ini langsung mengambilnya. Setelah mengikuti seleksi, Cacun berhasil lolos.

Sejatinya, dia hanya memiliki waktu belajar selama 10 bulan. Namun, tak disangka dia terlanjur jatuh cinta dengan Kediri. Cacun enggan kembali ke tempat asalnya. “Karena ingin belajar terus. Juga karena mengidolakan salah satu teman yang mahasiswa. Tapi juga jadi tutor hingga keliling seluruh Indonesia. Saya ikuti langkahnya,” aku gadis itu sambil tersipu malu. 

Sembari menjadi tutor, Cacun juga melanjutkan kuliahnya di Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri. Dia mengambil jurusan manajemen. Di bangku kuliah, gadis kelahiran Ambarawa ini tertarik mencoba hal baru. Seperti mengikuti ajang Duta Fakultas di kampusnya. 

Photo
Photo

“Melihat teman yang jadi Duta, mereka bisa menyuarakan sesuatu yang benar. Jadi ingin menjadi seperti itu,” aku Cacun. Berbekal kemampuan public speaking mumpuni,Cacun menjadi juara dua Duta Fakultas Ekonomi Uniska. 

Tidak sampai di situ, Cacun mencoba melangkah lebih tinggi lagi. Dia mencoba mengikuti ajang Duta Lingkungan Jawa Timur 2022. Gadis berkerudung ini merasa tergugah dengan isu lingkungan di sekitarnya.

Dari situ, Cacun ingin membawa perubahan. Tujuannya tidak lain ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan. Agar mereka bisa peduli dengan sekitar.

Niat baiknya itu membuahkan hasil. Cacun berhasil menyabet Runner Up II Duta Lingkungan Jawa Timur 2022. Di tahun itu pula impiannya tercapai. Cacun bisa pergi studi di luar negeri. Dia mengikuti delegasi Indonesia dalam International Youth Exchange and Conference 2022. Itu merupakan program pertukaran pemuda-pemudi Indonesia untuk melakukan Konferensi Internasional dan Lomba Paper. Tema yang diusung yaitu Sustainable Development Goals. Pelaksanaannya di Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Cacun juga menjadi top 4 dari 700 pendaftar dari seluruh Indonesia. Dalam program tersebut, Cacun belajar banyak. Masih di tahun yang sama, Cacun kembali ke ajang serupa. Yakni putra-putri batik. Di situ dia juga memperoleh hasil gemilang. Dia memperoleh gelar atribut putri persahabatan. 

Semua itu tidak lain dilakukan karena Cacun suka mencoba hal baru. Menurutnya, hal baru adalah sesuatu yang harus dipelajari. Selagi itu bermanfaat dan bisa meningkatkan kualitas. 

“Saya ingin membuktikan bahwa tidak ada salahnya untuk menjadi expert generalist yang terbuka dengan berbagai bidang,” tandasnya. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah