Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Miliki Jiwa Pengusaha sejak Usia Muda, Inilah Sosok Duta UMKM Jatim Asal Kediri

Andhika Attar Anindita • Senin, 9 Oktober 2023 | 17:26 WIB

 

Photo
Photo

Hanum Amalia Qotrunnada memiliki prinsip kuat. Tak sekadar jalani hobi. Dia ingin hobi dan bisnis yang digeluti berguna bagi sekitarnya.

 

Perempuan muda ini memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. Sedari kecil, dia sudah fasih dengan dunia bisnis. Terlebih, kedua orang tuanya merupakan pedagang.

Hanum sedari belia sudah suka berjualan. Dia kerap membantu orang tuanya yang merupakan pedagang. Dari situlah kesenangannya dalam kegiatan berniaga terpupuk.

Sebenarnya alasannya tidak muluk-muluk. Dengan berdagang dia bisa berinteraksi dengan banyak orang. Jadi banyak kenalan. Banyak berjejaring. Selain itu juga dengan berdagang bisa memperoleh cuan.

“Karena suka aja, soalnya terbiasa sejak kecil. Orang tua pedagang,” terang perempuan yang baru saja menginjak 21 tahun itu.

Kebiasaannya membantu orang tuanya membuatnya mencoba berwirausaha sendiri. Tidak muluk-muluk. Mulai dari yang paling mudah. Dengan menjadi reseller. Memasarkan produk orang lain.

Di bangku SMA, gadis asal Kelurahan  Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu memulainya dengan memasarkan barang-barang yang sedang viral.

“Awalnya jadi reseller bakso aci. Terus coba barang-barang viral lainnya. Seperti polaroid, terus custom stiker juga,” terang alumnus SMA 2 Kediri itu.

Tidak hanya itu, perempuan yang saat ini menempuh perguruan tinggi di Universitas Brawijaya (UB) Jurusan Administrasi Bisnis juga pintar memanfaatkan momen. Ketika teman-teman butuh buku untuk menunjang pelajaran, dia mencoba mencari supplier. Kemudian dia tawarkan jasanya itu. Banyak juga yang berminat. Karena memang sekolahnya kala itu tidak menyediakan. Namun menganjurkan untuk memilikinya.

Pengalamannya menjadi reseller itu lantas membuatnya ingin terus berkembang. Dia mencoba untuk membuat bisnisnya sendiri. Dengan membuat produk ciptaannya sendiri.

Kebetulan orang tuanya merupakan pengrajin Batik Dermo. Dari situ dia mencoba mencari-cari tahu. Sesuatu yang bisa dikolaborasikan dengan kekhasan daerah dengan. Namun juga di kolaborasikan dengan sesuatu yang kekinian. Sampai akhirnya ide itu tertuju pada kaos.

Langkah inovasinya tidak serta mudah. Dia perlu melakukan beberapa kali riset serta trial and error. Namun, jerih payahnya itu membuahkan hasil. Di setiap kali bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), produknya itu selalu laku terjual. Omzetnya tembus jutaan rupiah.

“Kalau mau pesan juga harus delivery order (DO) dulu. Atau kalau mau bisa ambil barang yang sudah ready,” akunya dengan bangga.

Usahanya dimulai dari nol itu lantas membuatnya ingin berguna bagi lainnya. Tidak hanya menjalankan bisnis semata. Karena hobi serta untuk mendapatkan cuan. Dia akhirnya mengikuti ajang duta UMKM. Dia ingin berguna bagi masyarakat. Dengan membagikan ilmunya dalam hal enterpreneur.

Walau masih awam, tidak membuatnya berkecil hati. Karena dia sudah memantapkan dirinya. Pun kalau tidak lolos, dia juga sudah menyiapkan mental. Berbekal dari pengalamannya memulai bisnis sejak kecil. Hanum berhasil menyingkirkan kontestan lain dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pada 10 September lalu Hanum berhasil menyabet juara 1 Duta UMKM Jawa Timur.

“Walau tidak mudah karena harus membagi waktu dengan kuliah, bisnis di rumah, dan kegiatan duta. Namun, disinilah tantangan yang membuat bahagia,” akunya sembari tersenyum manis. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#umkm #pengusaha muda #hobi #bisnis