Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inilah Sosok Stella Putri Cahyono, Pengacara Cantik Asal Kediri

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 20 September 2023 | 18:05 WIB

 

Photo
Photo

Stella tak pernah menyia-nyiakan usia mudanya. Dia terus produktif pada segala hal yang memberikannya kenyamanan. Kunci yang selalu dia pegang adalah konsisten dalam setiap prosesnya.

 

Wanita cantik asal Kecamatan Ngancar itu memang hebat. Tiga peran sebagai wanita karir, mahasiswa, dan ibu rumah tangga bisa dilakoninya secara bersamaan. Baginya, semua itu bisa berjalan dengan cara konsisten terhadap apa yang diinginkannya.

“Asal ada niat dan kemauan,” ujar Stella Putri Cahyono kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Stella, begitu dia akrab disapa, resmi mengucap sumpah profesi sebagai advokat pada September 2022 lalu. Sumpah itu dilakukan beberapa bulan usai melahirkan anak pertamanya. Di saat yang bersamaan, dia sedang dalam proses merampungkan tesisnya.

Selama proses itu, Stella harus pintar-pintar membagi waktu. Dia mengaku selalu mempergunakan waktu yang dimiliki dengan sebaik-baiknya. Saat bekerja, dia selalu berusaha menyelesaikan tugasnya di kantor. Di sela pekerjaannya digunakan untuk mengerjakan tesis.

“Kalau kantor saya sistemnya pekerjaan kantor dikerjakan kantor,” terang wanita yang menempuh pendidikan S2 di Universitas Kadiri.

Ternyata, hal itu yang membuatnya cocok bekerja. Dia mengaku merasa nyaman menjalani pekerjaannya. Terlebih, profesi yang digelutinya saat ini sesuai dengan latar pendidikannya. Yaitu sebagai sarjana hukum di Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Aku tanya ke Tuhan, kalau memang pengacara jalan pekerjaanku mohon dilancarkan,” ungkapnya. Uniknya, Stella juga memperhatikan primbon jawa untuk melihat pekerjaan yang cocok untuk dirinya.

Padahal, tak pernah tebersit dibenak Stella menjadi seorang advokat. Dia justru bercita-cita untuk menjadi dokter. Sayangnya, setelah mencoba daftar ke beberapa universitas dia tidak mendapatkan kesempatan. Sehingga dia terpaksa harus jeda setahun untuk melanjutkan sarjananya.

Bermula dari situ, wanita kelahiran 1997 itu mengaku terus mengasah kemampuan minat dan bakatnya. Dia menyadari bahwa kemampuannya lebih condong ke bidang sosial dan hukum. Semenjak itu, dia berpindah haluan. Stella semakin banyak belajar materi sosial ketika hendak mendaftar ke universitas.

“Tahun depannya saya daftar lagi,” ungkap wanita yang rambutnya diwarnai orange tersebut.

Beruntungnya, hal itu didukung penuh oleh keluarganya. Dengan belajar giat, dia berhasil masuk ke universitas ternama. Stella mengaku tak memiliki target yang muluk. Terpenting baginya adalah lulus tepat waktu. “Ingat orang tua di rumah yang bekerja untuk membiayai pendidikan,” tutunya.

Selain belajar, dia merasa puas bisa mengekspresikan kecintaannya pada seni. Khusunya dunia musik. Stella bahkan sempat menyanyi di kafe-kafe untuk mendapat uang jajan tambahan. Meski begitu, kuliahnya tetap berjalan dengan baik. Juga lulus dengan tepat waktu.

Setelah mendapat gelar sarjana, dia langsung magang di kantor advokat. Sembari berkarir, Stella juga memulai kehidupan rumah tangganya. Tidak sampai di sana. Dia kemudian melanjutkan pendidikan S2 di universitas yang ada di Kediri. “Saya pilih Sabtu-Minggu, yang biasanya memang untuk pekerja,” terangnya.

Bersamaan dengan itu, dia hamil anak pertamanya. Tak ada kendala khusus baginya. Bahkan saat putra pertamanya lahir sekalipun. Tugas kuliah tetap bisa dikerjakan. Bersamaan dengan pekerjaannya.

“Di sela-sela sidang saya buka laptop terus mengerjakan tugas atau tesis. Pokoknya setiap ada waktu luang saya buat untuk itu,” jelas Stella.

Pekerjaannya berjalan lancar. Pun dengan kuliahnya. Waktu bersama anak juga tak dilupakan. Sepulang dari bekerja, waktunya dihabiskan dengan sang anak. Sabtu-Minggu selalu untuk keluarganya. Dari situ dia semakin mantap menjalani profesi sebagai advokat semakin kuat.

“Saya merasa nyaman karena bisa S2, magang, bersama anak itu beriringan,” ungkap wanita berambut panjang itu.

Tak ada keraguan untuk terus melanjutkan profesinya saat ini. Suami dan keluarga besarnya pun mendukung penuh. Masih tak puas, dirinya juga sedang merintis bisnis. Salah satunya bisnis kecantikan. “Utamanya tetap pengacara. Usaha lainnya tetap kepikiran tapi buat sampingan,” tandasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pengacara #Tokoh #cantik