Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cheryl Divanda Feryal Jadi Juara Favorit Duta Perlindungan Anak Jatim 2023, Begini Sosoknya

Andhika Attar Anindita • Senin, 21 Agustus 2023 | 17:18 WIB

 

Photo
Photo

Sering melihat
pemberitaan kekerasan pada anak membuat Cheryl mengikuti ajang pemilihan Duta Perlindungan Anak Jawa Timur 2023. Selain itu, dia juga mempunya adik yang masih kecil. Dia prihatin dengan maraknya kasus kekerasan anak.

Saat dihubungi oleh wartawan Jawa Pos Radar Kediri, Cheryl Divanda Feryal Balqys terdengar sangat gembira. Kegembiraan remaja 17 tahun ini disebabkan oleh prestasi yang baru saja didapatkannya. Dimana ia baru saja menjadi juara favorit dan top tujuh dalam ajang pemilihan Duta Perlindungan Anak Jawa Timur tahun 2023.

"Alhamdulillah saya bisa menjadi juara favorit dan masuk ke tujuh besar," ujar remaja yang akrab disapa Cheryl ini.

Keinginannya ikut serta bermula dengan maraknya pemberitaan kekerasan terhadap anak. Mulai dari pelecehan, bullying, hingga kekerasan. Dengan maraknya kasus tersebut, gadis yang kini duduk di bangku kelas sebelas SMAN 2 Kota Kediri semakin prihatin. Terlebih, dia juga memiliki seorang adik.

Merasa terketuk untuk mengikuti ajang ini, Cheryl langsung mendaftar. Banyak persiapan yang dilakukan. Tidak hanya menyiapkan penampilan saja. Namun juga wawasan dan mentalnya. Mengingat ajang tersebut pesertanya berasal dari penjuru kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Setelah daftar, seleksi pertamanya adalah tes tulis. Dari tes itu hanya diambil 80-90 peserta untuk masuk ke semifinal. Untuk menuju babak final, Cheryl harus melewati serangkain tes lagi. Mulai tes advokasi, interview, EGD, hingga bahasa inggris.

Photo
Photo

Keempat tes itu dapat dilaluinya dengan baik. Alhasil, putri pasangan Herry Setiawan dan Sih Panganti ini pun lolos menjadi finalis.

"Selama pra karantina ini dinilai dari dalam bakat, presentasi pasangan, dan keaktifan saat pemaparan materi," kenangnya. Dalam sesi presentasi ia membawakan materi tentang isu disabilitas pada anak. Dia miris dengan banyaknya anak disabilitas yang kurang terpenuhi haknya. Mulai dari hak kebutuhan dasar hingga pendidikan. Materi yang dibawakan tersebut membuatnya masuk ke tujuh besar saat grand final pada Minggu (13/8) di Surabaya.

Persaingannya semakin ketat. Terlebih, pesertanya tidak hanya dari kalangan pelajar SMA/SMK sederajat. Namun juga dari bangku perkuliahan. Hebatnya, dia berhasil mendapatkan juara favorit.

Cheryl beserta teman-temannya di paguyuban dapat menjadi garda terdepan dalam melindungi permasalahan yang terjadi pada anak-anak. Salah satunya dengan memberi perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan. Tak hanya itu, dia juga memberikan edukasi tentang pentingnya melindungi diri dari sesuatu yang dapat merusak masa depan anak.

"Saya ingin anak-anak merasa aman dan mendapatkan hak yang semestinya," tandas Cheryl.

Rupanya selain mengikuti ajang ini, Cheryl sudah memiliki segudang prestasi. Dia pernah ikut ajang Putra Putri Batik Kabupaten Kediri dan mendapat gelar runner up 2. Dia juga pernah menjadi juara 3 story telling tingkat nasional, juara 1 story telling tingkat karesidenan, juara 1 story telling Kota Blitar, juara 2 story telling yg diadakan dinas pendidikan Kabupaten Kediri, juara 1 lomba cipta baca puisi dan masih banyak lainnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#cheryl #Juara Favorit #penghargaan #Duta Perlindungan Anak